Kembangkan Pariwisata Karimunjawa PT Pelni Gandeng Maskapai Penerbangan dan KAI

PT Pelni
Ilustrasi kapal penumpang | Foto : instagram ekowisatakarimunjawa

JoSS, JAKARTA – PT Pelayaran Indonesia (Persero) menggandeng maskapai penerbangan pelat merah Garuda Indonesia dan Citilink, serta PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk menjual paket transportasi bersama ke Karimunjawa.

Direktur Utama PT Pelni, Insan Purwarisya L. Tobing mengatakan paket transportasi bersama tersebut untuk mengoptimalkan potensi pariwisata di kepulauan Karimunjawa yang sangat tinggi.

Menurut dia, dengan menjual paket bersama akan memudahkan masyarakat untuk mengunjungi kepulauan tersebut. “Kami sudah menjual paket bersama Pelni-Garuda-Citilink, dan KAI,” lujarnya saat audiensi dengan Kementerian Pariwisata beberapa waktu lalu di Jakarta.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pihaknya terus berinovasi untuk ikut berpartisipasi dalam mendorong pariwisata di Karimunjawa. Dalam setahun terakhir jumlah wisatawan yang telah diangkut PT Pelni ke pulau eksotik tersebut sebanyak 12.000 wisatawan. “Pencapaian langkah itu merupakan wujud nyata Pelni mendongkrak perekonomian Karimunjawa,” tuturnya.

Insan menuturkan dengan banyaknya wisatawan yang datang ke pulau itu maka hal itu berdampak kepada meningkatnya perekonomian Karimunjawa.

“Setiap dua pekan sekali, Pelni mengangkut sekitar 600 orang berwisata ke Karimunjawa. Destinasi ke Karimunjawa ini menumbuhkan kegiatan ekonomi masyarakat di daerah tersebut, terutama bagi nelayan, kuliner, dan kerajinan, ” katanya dalam keterangan resminya, yang diterima JoSS.co.id.

Baca juga : Tahun Depan Di Jateng Akan Ada 5 Bandara

Direktur Usaha Angkutan Penumpang dan Perintis, O.M. Sodikin menambahkan pihaknya menggunakan KM. Kelimutu untuk wisata bahari ke Karimunjawa secara reguler. Kapal ini merupakan kapal penumpang tipe 1.000 pax yang dijadikan kapal wisata haritage dengan kapasitas kamar kelas 1 sebanyak 14 bed, kelas dua 40 bed, dan kelas ekonomi untuk 950 orang.

“Kapasitas KM Kelimutu dapat memuat 1.000 orang. Saat ini terisi rata-rata 600 orang setiap trip pelayaran ke Karimun Jawa,” ungkapnya lebih lanjut.

Kapal Pelni berangkat dari pelabuhan di Kota Semarang setiap Jumat malam pukul 23.00 WIB. Dengan demikian, pada Sabtu pagi, para wisatawan bisa langsung berwisata ke pantai, laut, maupun daratan di Karimunjawa dan menikmati ikan bakar pada malam harinya.

Setiap Sabtu-Minggu para nelayan Karimunjawa libur, kapal mereka digunakaan untuk melayani wisatawan yang diangkut dengan kapal Pelni. “Mereka lebih senang mengangkut wisatawan dibandingkan melaut. Pada malam harinya, masyarakat sekitar menjual ikan bakar di lapangan Karimunjawa. Jadi setiap malam Minggu lapangan ramai berkuliner,” paparnya,

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun mendukung upaya Pelni menyelenggarakan Wisata Bahari, utamanya ke Karimunjawa tersebut. Menurut Arief Yahya, destinasi wisata bahari ini diharapkan dapat menambah tujuan pariwisata di Indonesia, sehingga dapat meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Indonesia. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*