Ledakan Beruntun Guncang Ibu Kota Arab Saudi dan Bandara Riyadh

Ledakan di ibu kota Arab Saudi guncang Riyadh dan Bandara Internasional King Khalid
Beberapa ledakan terdengar di ibu kota Arab Saudi, Riyadh, pada hari Kamis (8 Oktober 2026), termasuk satu ledakan besar di bandara internasional kota tersebut, menurut pengakuan seorang saksi mata kepada The Associated Press, sehari setelah pihak kerajaan menyampaikan bahwa serangan di bandara menewaskan satu orang dan melukai lainnya. (Tangkapan Layar Video Reuters)

JOSS.CO.ID – Suara ledakan beruntun terdengar menggelegar di Riyadh pada hari Kamis. Insiden ledakan di ibu kota Arab Saudi ini berdampak langsung pada Bandara Internasional King Khalid, hingga memaksa penghentian seluruh penerbangan dan evakuasi para penumpang.

Kelompok pemberontak Houthi di Yaman yang disokong Iran mengklaim bertanggung jawab atas serangan rudal balistik tersebut, meski pihak pemerintah Arab Saudi belum memberikan tanggapan resmi.

Sementara itu, Inggris mengumumkan telah menurunkan status konsulatnya di Yerusalem Timur menjadi kantor misi biasa, dengan 20 diplomat dijadwalkan bakal meninggalkan negara tersebut.

Di sisi lain, Israel memberikan penghargaan pahlawan kepada enam penumpang dalam penerbangan FlyDubai tanggal 30 September, yang berhasil menggagalkan upaya koprofag/kopilot untuk menjatuhkan pesawat.

Suara Ledakan Terdengar Menggelegar di Ibu Kota Arab Saudi

Seorang saksi mata menuturkan bahwa beberapa suara ledakan terdengar di Riyadh pada hari Kamis, termasuk satu ledakan besar yang melanda kawasan bandara internasional kota tersebut.

Pemberontak Houthi dari Yaman mengklaim bahwa mereka kembali meluncurkan serangan ke Bandara Internasional King Khalid Riyadh menggunakan rudal balistik hingga menimbulkan kerusakan.

Meski demikian, mereka tidak menyertakan bukti fisik, dan pihak Arab Saudi belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait klaim tersebut.

Petugas pemadam kebakaran serta armada ambulans langsung dikerahkan ke lokasi, sementara kepulan asap tebal terlihat membubung tinggi di udara.

Saksi mata tersebut menambahkan bahwa seluruh jadwal penerbangan keluar telah dihentikan total, dan para penumpang diinstruksikan untuk segera mengevakuasi diri dari area bandara.

Belum diketahui pasti berapa jumlah penerbangan yang terdampak, namun kondisi terminal dilaporkan sangat padat dan para penumpang diminta untuk meninggalkan seluruh barang bawaan serta bagasi mereka.

Saksi mata ini memberikan keterangannya tanpa menyebutkan nama karena tidak memiliki wewenang resmi untuk berbicara kepada media.

Baca Juga: Viral! Kopilot Serang Kapten Pesawat Pakai Kapak, Diduga Teroris

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*