FK UNDIP Resmikan Laboratorium Kedokteran Komunitas di Jepara untuk Dorong IPM

FK UNDIP meresmikan Laboratorium Kedokteran Komunitas di Mlonggo, Jepara, untuk tingkatkan IPM, pelayanan kesehatan lansia, dan skrining anak sekolah.
Fasad gedung Laboratorium Kedokteran Komunitas UNDIP di Kabupaten Jepara yang siap mendukung pelayanan kesehatan dan pendidikan.

JEPARA, JOSS.CO.ID — Universitas Diponegoro (UNDIP) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Langkah nyata ini diwujudkan melalui pembangunan dan peresmian Pusat Pelayanan dan Pemberdayaan Usaha Kesehatan Masyarakat (P2UKM) – Laboratorium Kedokteran Komunitas di Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Sabtu (10/10/2026). FK UNDIP meresmikan Laboratorium Kedokteran Komunitas di Mlonggo, Jepara, untuk tingkatkan IPM, pelayanan kesehatan lansia, dan skrining anak sekolah.

Kegiatan peresmian ini menjadi momen penting dalam merayakan Dies Natalis ke-65 Fakultas Kedokteran (FK) UNDIP. Selain peresmian fasilitas, acara diisi dengan program Pengabdian kepada Masyarakat sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Rangkaian aksi sosial yang digelar meliputi Kelas Lansia “Eyang Kung n Ti” bagi kader lanjut usia, pelayanan serta pengobatan kesehatan lansia, hingga skrining kesehatan mendalam bagi siswa SD kelas 1 sampai kelas 6. Skrining ini bertujuan mendeteksi dini potensi masalah kesehatan anak sekolah agar penanganan dan pencegahan dapat dilakukan lebih awal.

Peresmian Fasilitas dan Apresiasi Peningkatan IPM Jepara

Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi kepada Prof. Dr. dr. Suharyo Hadisaputro, Sp.PD-KPTI, sosok yang telah merintis pendirian P2UKM sejak tahun 1983. Rektor menegaskan bahwa pengembangan fasilitas menjadi Laboratorium Kedokteran Komunitas ini merupakan bagian terpenting dari sejarah panjang UNDIP dalam memadukan pendidikan dan pelayanan publik.

“Keberadaan Laboratorium Kedokteran Komunitas ini tentunya sangat membantu. UNDIP menghadirkan dua hal penting, yakni pendidikan dan kesehatan, yang diharapkan dapat mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Jepara,” ujar Rektor.

Beliau berharap penuh agar fasilitas baru ini mampu memperkokoh kontribusi UNDIP bagi masyarakat luas serta mendukung keberlanjutan pembangunan daerah.

Apresiasi senada turut datang dari Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Staf Ahli Bidang Pemerintah, Hukum, dan Politik, Arif Darmawan, S.Sos., M.H. Mewakili Bupati Jepara, ia mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan komitmen UNDIP dalam memajukan sektor kesehatan di wilayah Mlonggo.

Integrasi Praktik Lapangan dan Pendidikan Berbasis Komunitas

Tidak sekadar gedung pelayanan, Laboratorium Kedokteran Komunitas P2UKM UNDIP kini juga difungsikan sebagai asrama bagi para mahasiswa kedokteran yang tengah menjalani praktik lapangan di Mlonggo. Kehadiran sarana ini dirancang menjadi jembatan penghubung antara teori kedokteran, pengalaman di lapangan, dan kebutuhan riil warga.

Melalui interaksi langsung di lapangan, para mahasiswa dapat mengasah kepekaan serta memahami persoalan kesehatan masyarakat secara mendalam. Di sisi lain, warga Jepara memperoleh manfaat langsung berupa edukasi, pendampingan, dan akses layanan kesehatan berkualitas.

Dekan Fakultas Kedokteran UNDIP, Prof. Dr. dr. Yan Wisnu Prajoko, M.Kes., Sp.B., Subsp.Onk(K), menerangkan bahwa laboratorium ini diproyeksikan sebagai pusat pembelajaran mahasiswa sekaligus sarana riset para dosen.

“UNDIP tidak hanya membangun gedung semata, tetapi terus berupaya menjadi model pendidikan kedokteran berbasis komunitas sekaligus pusat kolaborasi antara universitas, pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan masyarakat,” ungkapnya.

Dekan FK UNDIP juga menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Rektor UNDIP, Pemkab Jepara, para perintis, serta seluruh jajaran yang mengawal perjalanan panjang P2UKM hingga bertransformasi menjadi laboratorium modern saat ini. Menurutnya, keberlanjutan pemanfaatan gedung ini sangat krusial agar dampak positif di bidang pendidikan dan kesehatan dapat terus dirasakan lintas generasi.

“Laboratorium Kedokteran Komunitas yang diresmikan hari ini sejatinya merupakan pengabdian panjang dari banyak generasi. Semoga fasilitas ini semakin memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” harapnya.

Inisiatif peresmian Laboratorium Kedokteran Komunitas ini makin mempertegas orientasi pendidikan kedokteran UNDIP yang berpihak pada kebutuhan masyarakat. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, tenaga medis, dan warga diharapkan mampu melahirkan calon-calon dokter yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga memiliki empati tinggi terhadap lingkungan sekitarnya—sejalan dengan semangat “UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat”.

Baca Juga: Sekolah Vokasi Undip Usung ‘Real-World Impact’ Menuju World-Class Vocational School

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*