
Apa Itu ‘Beaver Fever,’ dan Mengapa Peneliti Menemukannya pada Kucing?
Sebuah penelitian ilmiah mengungkapkan bahwa parasit usus bernama Giardia—penyebab penyakit infeksi pencernaan yang dikenal dengan sebutan Beaver Fever—ditemukan pada sekitar 1 dari 15 kucing yang diperiksa.
Penemuan ini memicu perhatian serius terkait kebersihan rumah tangga, karena beberapa jenis (strait) parasit ini terbukti dapat menular dari kucing ke manusia.
Dalam riset tersebut, para peneliti memeriksa lebih dari 150.000 sampel kotoran kucing di wilayah Amerika Utara. Hasilnya menunjukkan sekitar 6,5 persen kucing membawa parasit usus mikroskopis ini.
Dari seluruh kucing yang terinfeksi, sekitar satu dari lima di antaranya membawa jenis parasit khusus yang bisa berpindah dan menyerang saluran pencernaan manusia.
Jika manusia tertular parasit ini, gejala yang muncul adalah diare parah berminyak dalam waktu lama, perut sangat kembung, dan kram perut. Parasit ini sangat menyukai lingkungan yang dingin dan lembap, sehingga jumlah kasusnya biasa meningkat saat musim dingin.
Wilayah Midwest tercatat memiliki risiko lebih tinggi, di mana laporan penelitian mencatat bahwa kucing di Midwest memiliki “1.36 (95% CI: 1.28, 1.46) times greater odds of being Gddetected than cats in the South,” sesuai dengan teks asli riset tersebut.
Meski sekitar separuh orang yang tertular tidak merasakan gejala apa pun, kasus yang parah bisa bertahan hingga bertahun-tahun. Dampak jangka panjangnya dapat memicu gangguan usus sensitif kronis (IBS) hingga peradangan pada sendi.
Anak-anak dan orang dengan daya tahan tubuh lemah merupakan kelompok yang paling berisiko mengalami komplikasi serius.
Jika Anda curiga kucing kesayangan membawa parasit ini, sebaiknya jangan biarkan ia berkeliaran atau berjalan di atas meja dapur. Infeksi parasit pada kucing sebenarnya bisa disembuhkan dengan obat antiparasit dari dokter hewan.
Untuk mencegah penularan ke keluarga, selalu bersihkan wadah kotoran (litter box) secara berkala dan cuci tangan hingga bersih menggunakan sabun setelahnya. Selain itu, jaga anak balita agar tidak bermain di kotak pasir taman terbuka, karena tempat tersebut sering dijadikan tempat buang air oleh kucing liar.

Leave a Reply