JoSS, PEKALONGAN – Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, mengungkapkan kegembiraannya atas pengumuman pemenang lelang proyek Pembangunan Pasar Banjarsari Kota Pekalongan.
Dia menjelaskan setelah sempat tertunda 10 kali, respons positif dari Pemerintah Pusat diterimanya, terutama setelah berbicara langsung dengan Presiden Jokowi saat kunjungan ke Kota Pekalongan, beberapa waktu lalu.
Pada 30 Agustus 2023 lalu, PT Adhi Persada Gedung berhasil ditetapkan sebagai pemenang tender Pembangunan Pasar Banjarsari setelah mengalahkan 15 peserta lainnya. Hal ini berdasarkan laman LPSE PUPR pada lpse.pu.go.id.
Dari laman LPSE tersebut diketahui, dari nilai pagu paket atau nilai HPS (Harga Perkiraan Sementara) Paket sebesar Rp164,267 miliar, PT Adhi Persada Gedung memberikan harga penawaran Rp131,4 miliar. Artinya, harga penawaran tersebut lebih rendah sekitar Rp33 miliar dibanding pagu anggaran (HPS).
Pekerjaan infrastruktur dengan nama paket Pembangunan Pasar Banjarsari Kota Pekalongan ini dibiayai dari sumber pendanaan APBN 2023 melalui Kementerian PUPR, Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah I Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2023-2024 dengan total pagu anggaran Rp164,3 miliar, tepatnya Rp164.267.430.000. Dimana, pelaksanaan konstruksi Pembangunan Pasar Banjarsari Kota Pekalongan akan berlangsung dalam jangka waktu 365 hari kalender, terhitung sejak terbitnya SPK.
Baca Juga: Implementasi SRA, Pemkot Pekalongan Kukuhkan Agen Perubahan di SMPN 1
“Sudah ditunda 10 kali, makanya pengumuman tersebut telah ditunggu-tunggu oleh masyarakat, terutama para eks pedagang Pasar Banjarsari yang saat ini masih beroperasi di kios darurat di Sorogenen dan Jalan Patiunus,” katanya, Rabu (6/9/2023), seperti dikutip dari pekalongankota.go.id.
Pria yang akrab disapa Aaf ini menjelaskan proyek infrastruktur ini akan dibiayai dari sumber pendanaan APBN 2023 melalui Kementerian PUPR, Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah I Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2023-2024.
Pelaksanaan konstruksi Pembangunan Pasar Banjarsari Kota Pekalongan direncanakan akan berlangsung selama 365 hari kalender, terhitung sejak terbitnya Surat Perintah Kerja (SPK).
Proyek ini sempat mengalami sejumlah penundaan dalam penentuan pemenang lelang, tetapi berkat dukungan dari pihak berwenang, pemenang akhirnya berhasil ditetapkan.
Semua proses administrasi dan penyiapan lahan telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Pekalongan, dan saat ini tinggal menunggu pengumuman masa sanggah.
“Jika tidak ada sanggahan dari peserta lelang lainnya, tahap selanjutnya akan melibatkan penandatanganan kontrak pada tanggal 6 September 2023. Panitia Lelang Pusat juga dijadwalkan segera datang ke Kota Pekalongan untuk memulai pembangunan proyek Pasar Banjarsari,” jelasnya.
Pembangunan kembali Pasar Banjarsari ini diharapkan akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat setempat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Walikota Pekalongan berharap agar proyek ini dapat segera dimulai dan berjalan lancar hingga selesai.(lna)

Leave a Reply