JoSS, WONOSOBO – Panggah Susanto, anggota DPR RI Komisi IV dari Fraksi Golkar, terus melakukan langkah untuk memperkuat kualitas para peternak yang telah menerima dana aspirasi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Beternak, Pencegahan, dan Pengobatan Penyakit pada Ternak Ruminansia di Wonosobo pada Kamis (15/6/2023).
Baca Juga: Panggah Susanto: Program P4 Harus Dikemas Lebih Modern Agar Mudah Diterima Generasi Milenial
Panggah menjelaskan bahwa Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) peternak dalam mengelola usaha mereka, yang mencakup semua aspek yang berpengaruh pada usaha peternakan.

“Peningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) peternak dalam mengelola usaha mereka, yang mencakup semua aspek yang berpengaruh pada usaha peternakan, penting untuk terus dilakukan, agar mampu berinovasi dan berkembang,” ujarnya.
Dikutip dari golkarjateng.com, Panggah menyadari bahwa sektor peternakan memiliki peran penting dalam mencapai kesejahteraan bangsa, terutama dalam hal ekonomi dan ketahanan pangan. Hasil ternak merupakan kebutuhan pokok yang harus tersedia setiap hari, dan manajemen merupakan salah satu pilar utama dalam usaha peternakan.
Baca Juga: Panggah Susanto: Peran KPPG Sangat Strategis bagi Kemenangan Golkar
“Manajemen dalam usaha peternakan dan pertanian sangat penting diterapkan guna mengurangi kerugian dan mempermudah perencanaan bisnis ke depan yang berkelanjutan,” ungkap Panggah saat membuka kegiatan tersebut.
Bimtek diikuti oleh sekitar 100 orang perwakilan kelompok tani dari enam kecamatan di Kabupaten Wonosobo, yaitu Watumalang, Mojotengah, Kepil, Sapuran, Kertek, dan Kota Wonosobo. Kelompok-kelompok tani tersebut mendapatkan aspirasi dari Panggah Susanto berupa unit pengolah pupuk organik (UPPO) berbentuk ternak sapi, alat mesin pertanian, kebun bibit rakyat, dan bibit produktif.
Lebih lanjut Panggah menuturkan, para peserta Bimtek mendapatkan penjelasan tentang pencatatan reproduksi ternak, pemeliharaan kesehatan ternak, pemeliharaan dan pemberian pakan ternak, pengolahan pakan dan limbah pertanian untuk pakan ternak, serta pengolahan limbah ternak.
“Dengan peningkatan pengetahuan ini, diharapkan para peternak dapat mengelola usaha mereka secara lebih efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya. (lna)

Leave a Reply