JoSS, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Bidang Penggalangan Pemilih dan co-chair Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar, Ridwan Kamil, menegaskan bahwa Golkar merupakan partai tanpa mahar politik. Pernyataan ini dia sampaikan usai mengikuti rapat kerja nasional (Rakernas) di DPP Golkar, Jakarta, pada hari Minggu.
“Pesan tersirat dari Ketua Umum Airlangga Hartarto yang menguatkan lagi bahwa Golkar itu partai tengah dan juga partai tanpa mahar,” katanya.
Ridwan Kamil menegaskan bahwa proses politik tidak boleh selalu dimulai dengan beli-membeli. Menurutnya, jika proses politik dimulai dengan praktik tersebut, maka niat awal yang kurang baik akan menjadi beban dalam perjalanan kepemimpinan.
Sebagai seorang pemimpin, Ridwan Kamil menyatakan bahwa tidak boleh melakukan upaya-upaya untuk membeli kecintaan dan kepercayaan rakyat. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa ia memutuskan untuk bergabung dengan Partai Golkar. Ia ingin menjadi bagian dari keluarga besar partai tersebut tanpa memberikan mahar apapun. Menurutnya, praktik mahar politik dalam proses politik akan menjadi beban dan tidak sejalan dengan integritas yang diharapkan.
Ridwan Kamil dan Partai Golkar dengan tegas menolak praktek mahar politik. Dalam pemilu serentak tahun depan, mereka berharap dapat melahirkan pemimpin-pemimpin yang bekerja sepenuh hati untuk kepentingan rakyat.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto juga menegaskan komitmen partainya untuk menolak praktik mahar politik. Ia dengan tegas menyatakan bahwa Partai Golkar adalah partai yang inklusif dan terbuka bagi siapa saja.
“Saya buktikan ini, seorang gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, pun bisa bergabung dengan Partai Golkar tanpa pakai mahar politik,” kata Airlangga dalam sambutan pembukaan Rakernas, dikutip dari Antara.
Rakernas Partai Golkar diikuti oleh lebih dari 450 peserta yang terdiri dari Pengurus DPP Partai Golkar, Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI non Pengurus DPP Partai Golkar, Ketua Badan/Lembaga DPP Partai Golkar, Ketua Umum Ormas Hasta Karya dan Organisasi Sayap, Ketua, Sekretaris, Wakil Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan, Wakil Ketua bidang Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar Provinsi se-Indonesia, dan Kepala Badan Saksi Nasional Partai Golkar Provinsi se-Indonesia. (lna)

Leave a Reply