Ganjar-Yasin Paslon Terpilih Pilgub Jateng 2018

pilgub jateng
Ketua KPU Jateng Joko Purnomo menyerahkan SK penetapan paslon terpilih hasil Pilgub Jateng 2018 ke Ganjar – Gus Yasin, Selasa (24/7) Foto : joss.co.id/joy

JoSS, SEMARANG – Ganjar Pranowo – Taj Yasin Maimoen ditetapkan sebagai pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng terpilih hasil Pilgub Jateng 2018. Penetapan dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng dalam rapat pleno terbuka di Kantor KPU Jateng di Semarang.

“Paslon Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Maimoen kami tetapkan sebagai paslon terpilih,” kata Ketua KPU Jateng Joko Purnomo di rapat pleno penetapan paslon terpilih, Selasa (24/7).

Paslon Ganjar-Yasin dinyatakan unggul usai meraih 10.362.694 suara atau 58,78 persen dari total keseluruhan suara yang ada. Dan Sudirman Said – Ida Fauziyah mendapatkan 7.267.993 suara atau 41,22 persen. Dengan penetapan tersebut, Ganjar – Yasin resmi memenangi Pilgub Jateng 27 Juni lalu.

Joko menjelaskan penetapan dilakukan setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengumumkan tidak ada gugatan terhadap hasil Pilgub Jateng 2018. Selang sehari pengumuman MK, pihaknya menetapkan pasangan Ganjar-Yasin sebagai gubernur dan wakil gubernur Jateng terpilih di pleno terbuka.

“Kemarin sore kami sudah mendapatkan surat dari MK, termasuk dari KPU RI yang intinya tidak ada gugatan. Sebagaimana ketentuan yang diatur di UU No 10 Tahun 2016, bahwa satu hari setelah pemberitahuan dari MK, maka KPU menetapkan pasangan calon terpilih,” papar dia.

Dengan penetapan paslon terpilih tersebut, lanjut Joko, maka seluruh rangkaian tahapan Pilgub Jateng 2018 dinyatakan sudah selesai. Saat ini, KPU Jateng tengah menyelesaikan proses adminitrasi berita acara untuk dikirimkan ke Jakarta.

“Nanti DPRD Jateng memproses penetapan, pengesahan dan pelantikan yang dilakukan presiden. Kami dari KPU melalui KPU RI akan menyampaikan ke presiden melalui menteri dalam negeri. Jadi, persoalan adminitrasi bisa selesai bersama-sama,” terang dia.

Baca juga : Peta Hasil Pilkada 2018 di Kabupaten dan Kota di Jateng

Joko menambahkan terkait pilkada serentak 2018 di tujuh kabupaten/kota di Jateng, ada satu daerah yang masuk gugatan pilkada ke MK, yakni di Kota Tegal. Hasil pilkada di kota tersebut, selisih suaranya sangat tpis, sekitar 316 suara atau setingkat jumlah pemilih di satu tempat pemungutan suara (TPS).

“Khusus untuk Kota Tegal akan ditetapkan nanti setelah ada putusan MK. Apakah putusannya menolak atau menguatkan yang sudah diputuskan KPU atau putusan lainnya. Bisa jadi hitung ulang kalau ditemukan selisih suara itu,” imbuhnya.

Gubernur terpilih Ganjar Pranowo menyatakan akan menyelesaikan tugas-tugasnya di masa akhir jabatan Gubernur Jateng 2013 – 2018 sembari menunggu jadwal pelantikan. “Setelah ini menunggu jadwal pelantikan yang katanya tangal 17 September. Tugas saya sekarang kembai kepada tugas-tugas di masa akhir jabatan, khususnya menyiapkan politik anggaran yang kemarin mulai sudah dibahas,” tutur Ganjar.

Sedangkan Taj Yasin menyatakan saat ini istirahat dulu sembari menunggu jadwal pelantikan. “Ukur baju,” timpal Ganjar disambut tawa Gus Yasin, panggilan akrab Taj Yasin. (joy/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*