JoSS, JAKARTA – Presiden Joko Widodo menunjuk Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan, menggantikan Terawan Agus Putranto. Jabatan ini cukup menantang, di tengah pandemi Covid-19 dengan angka pertambahan harian yang masih tinggi di Tanah Air.
Sosok Budi Gunadi Sadikin sebenarnya bukan orang baru di kabinet Indonesia Maju. Sebelum dipercaya menjabat sebagai Menteri Kesehatan, ia adalah Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Penunjukan Budi Gunadi pun tampaknya sudah dipersiapkan sejak bulan Oktober lalu. Namanya sempat muncul setelah Menteri Sekretaris Negara, Pratikno memintanya untuk berdiskusi dengan beragam kalangan yang bergerak di bidang kesehatan, sepulang dari Jenewa dan London untuk melobi sejumlah produsen vaksin Covid-19.
Dilansir dari Tempo, selain di pemerintahan, Budi Gunadi juga memiliki rekam jejak panjang di dunia perbankan. Bergabung dengan PT Bank Bali Tbk, Ia dipercaya memegang beberapa jabatan, termasuk Chief General Manager Regional Jakarta.
Setelah Bank Bali, ia pernah menjabat sebagai Director of Consumer and Commercial Banking (Senior Vice President) untuk ABN AMRO Bank Indonesia & Malaysia.
Selepas dari ABN AMRO Bank, Budi bergabung dengan PT Bank Danamon Tbk sebagai Head of Consumer Banking (Executive Vice President). Ia juga sempat menjadi Direktur Adira Quantum Multi Finance.
Baca juga: Siap Jadi Yang Pertama Disuntik, Jokowi Tegaskan Vaksin Aman dan Gratis
Pada 2006 Budi bergabung dengan Bank Mandiri sebagai Direktur Mikro dan Retail Banking. Kemudian, ia dipercaya menjabat sebagai Direktur Utama Bank Mandiri mulai tahun 2013 hingga Maret 2016.
Setelah menyelesaikan masa jabatannya di Bank Mandiri, Budi kemudian menjabat sebagai Senior Advisor Menteri Badan Usaha Milik Negara dari 2016 hingga 2017. Kemudian, Budi Gunadi diangkat sebagai Direktur Utama Inalum sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Wakil Menteri BUMN.
Meski lebih tepat disebut bankir ketimbang professional medis, Ahli Epidemiologi Universitas Indonesia (UI), Pandu Riono menyebut dalam cuitannya bahwa Budi Gunadi Sadikin Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional cocok menjadi Menteri Kesehatan.
Hal tersebut disampaikan Pandu dalam cuitannya di akun twitternya @drpriono1 pada Minggu (20/12).
Dalam cuitan tersebut Pandu menyebut bahwa Budi Gunadi Sadikin memiliki visi dan semangat secepatnya dalam atasi pandemi Covid-19.
Terkait latar belakang Budi yang bukan dari bidang kesehatan, Pandu menyebut bahwa seorang Menteri Kesehatan tak perlu berasal seorang dokter untuk mereformasi manajemen dan sistem kesehatan publik yang disebutnya lumpuh.
“Budi Gunadi Sadikin punya visi & semangat atasi Pandemi secepatnya. Kesa pd kinerja kemenkes & Satgas. Budi layak jadi MENKES yang baru, ia punya cita2 16 juta vaksinasi dilakukan sebulan. Menkes tidak perlu dokter untuk mereformasi manajemen & sistem kesehatan publik yg lumpuh,” kata Pandu dalam akun twitter pribadinya pada Minggu (20/12). (lna)

Leave a Reply