JoSS, PEMALANG – Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh mendorong permasalahan sampah di Kabupaten Pemalang bisa diselesaikan mulai dari skala kecil, yakni di tingkat desa. Dengan demikian, hal itu akan mengurangi jumlah sampah yang dibuang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“Masalah sampah di Kabupaten Pemalang ini, ada sesuatu yang harus kita kerjakan mulai dari skala kecil, sekala desa. Jika di desa masalah sampah sudah bisa diatasi, maka itu akan mengurangi jumlah sampah yang akan dibuang di TPA,” ujar Mohammad Saleh dalam Focus Group Discussion (FGD) Pegiat Sampah Kabupaten Pemalang, 18 Januari 2025.
Lebih lanjut Mohammad Saleh yang juga Bendahara DPD Partai Golkar Jateng itu mengemukakan, di negara lain jika hanya sekadar membuang dan menimbun itu merupakan manajemen sampah paling rendah. Pengelolaan sampah di sana sudah ada pemisahan antara organik dan anorganik.
Baca Juga: Hadirnya Mega Farm di Brebes Harus Memberi Manfaat Bagi Masyarakat Jateng
Karena, sampah organik bisa diolah menjadi gas yang bisa menggerakkan turbin untuk pembangkit tenaga listrik. Adapun yang sampah plastik juga bisa dibakar untuk menghasilkan panas guna menggerakkan turbin.
“Jadi tingkat pola sampah yang hebat itu organik bisa jadi pupuk, gas meta, dan bisa jadi pembangkit listrik. Kalau yang plastik dan lain-lain itu bisa jadi bahan bakar PLTU sebagai ganti batu bara,” terang Mohammad Saleh.
“Kita harus menuju ke arah sana pelan-pelan. Tidak hanya bicara menimbun, kemudian kalau penuh pindah lagi tempatnya. Itu pengolahan manajemen sampah yang buruk,” imbuhnya.
Dengan kondisi seperti itu, Mohammad Saleh mengingatkan sampah tidak hanya masalah membuang dan menimbun, tapi juga memilah serta memilih. Jika pemrosesan itu sudah dilakukan di tingkat desa, maka sampah yang dibuang di TPA hanya sebagian kecil saja.
“Berbicara soal proses sampah ini, maka perlu keberpihakan semua orang. Tidak hanya dari pemerintah saja, tapi juga kepedulian kita,” kata Mohammad Saleh.
“DPRD Jateng akan mendukung proses pengelolaan sampah mulai dari desa ini. Perkara sumber dananya, akan kita carikan, baik dari CSR (orporate social responsibility-red) maupun lainnya,” tandasnya.

Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Mohammad Saleh: Permasalahan Sampah Kita Selesaikan Mulai dari Desa
Baca Juga: Mohammad Saleh: DPRD Jateng Menawarkan Harapan Baru untuk Memajukan Masyarakat

Leave a Reply