JoSS, PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati secara resmi menetapkan enam desa sebagai desa wisata baru. Upacara penetapan ini berlangsung di Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso, tepatnya di Sanggar Budaya Waringin Tunggal. Desa-desa yang ditetapkan sebagai desa wisata meliputi Desa Soneyan (Margoyoso), Desa Gunungsari (Tlogowungu), Desa Tajungsari (Tlogowungu), Desa Kauman (Juwana), Desa Gabus (Gabus), dan Desa Sukolilo (Sukolilo).
Acara ini dihadiri oleh Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, Dinas Pariwisata Jateng, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta beberapa kepala desa dari Kecamatan Margoyoso. Dalam sambutannya, Pj Bupati Pati menyampaikan selamat kepada desa-desa yang terpilih.
“Penetapan desa wisata ini merupakan langkah bersama untuk mendorong perkembangan sektor pariwisata di Kabupaten Pati dan meningkatkan kesejahteraan desa melalui kemandirian dan pemberdayaan potensi unggulan,” ujar Henggar.
Ia berharap dengan status baru ini, kunjungan wisatawan ke Pati akan meningkat, yang pada gilirannya akan menggerakkan perekonomian lokal dan melestarikan budaya setempat. “Desa wisata diharapkan bisa menggali dan mengembangkan potensi alam, budaya, serta kearifan lokal, sekaligus memperkenalkan keindahan dan kekayaan budaya Kabupaten Pati kepada masyarakat luas,” tambahnya.
Henggar juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk kepala desa, perangkat desa, pengelola desa wisata, tokoh masyarakat, karang taruna, dan warga setempat untuk bersinergi dalam mendukung program ini.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Pati, Rekso Suhartono, turut mengungkapkan harapannya bahwa penetapan desa wisata ini akan memajukan sektor pariwisata di Pati. “Enam desa yang ditetapkan sebagai desa wisata diharapkan dapat berinovasi dan menciptakan peluang kreatif untuk meningkatkan perekonomian di wilayah masing-masing,” pungkas Rekso.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS

Leave a Reply