JoSS, SEMARANG – Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Sonny Irawan, memastikan perbaikan jalur Pantura antara Kabupaten Demak dan Kudus yang rusak akibat banjir beberapa waktu lalu akan selesai sebelum April 2024.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional tentang kerusakan jalan Pantura akibat banjir tersebut,” kata Sonny di Semarang, Rabu.
Sonny menjelaskan bahwa terdapat ruas jalan sepanjang 500 meter yang aspalnya terkelupas akibat banjir di Demak. Perbaikan jalan di KM 41 hingga 45 ruas Pantura Demak-Kudus yang aspalnya mengelupas itu telah dimulai pada 27 hingga 30 Maret 2024.
“Selama pengaspalan ulang telah disiapkan rekayasa lalu lintas berupa penerapan jalur lawan arah,” katanya, dikutip dari Antara.
Selain itu, kerusakan lain akibat banjir di jalur mudik Lebaran itu berupa jalan berlubang yang juga akan dilakukan perbaikan. Sonny memastikan bahwa sebelum April 2024, seluruh ruas jalan di Jawa Tengah siap digunakan untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2024.
“Semua menjadi perhatian, mulai jalan tol, jalur Pantura, tengah, maupun selatan,” katanya.
Termasuk dalam persiapan tersebut adalah kesiapan jalur alternatif jika ancaman bencana banjir kembali melanda. Sonny menambahkan bahwa sekitar 1,8 juta pemudik diperkirakan akan melintas masuk Jawa Tengah melalui jalur tol.
“Ia memastikan kesiapan pengelola jalan tol dalam menghadapi peningkatan jumlah lintasan harian kendaraan saat arus mudik yang mencapai 4 persen dibanding tahun lalu,” tambahnya.
Satlantas Polres Demak juga memberlakukan contraflow di jalan Pantura Karanganyar Demak. Contraflow mulai dari Jembatan Tanggul Angin hingga bukaan KUD Mintorogo atau kilometer 44 hingga kilometer 45 karena ada perbaikan jalan atau pengaspalan usai banjir.
“Iya betul (contraflow), karena adanya perbaikan jalan, pengaspalan di Km 44 sampai Km 45, akibat dampak banjir kemarin,” kata KBO Satlantas Polres Demak Iptu Djoko Prayitno, seperti dikutip dari detikjateng. (lna)

Leave a Reply