Kebakaran Hutan di Kepulauan Canary Mengancam Tenerife, Ribuan Warga Dievakuasi

Kepulauan Canary Tenerife
Seorang warga melihat mobilnya yang hangus setelah kembali ke rumahnya di Los Realejos di pulau Canary, Tenerife, saat terjadi kebakaran besar yang melanda kawasan hutan di sekitar taman alam gunung berapi Gunung Teide (Foto oleh CESAR MANSO/AFP via Getty Images

JoSS, SPANYOL – Kebakaran hutan yang mengancam di Kepulauan Canary menjadi bencana memaksa lebih dari tiga ribu penduduk dievakuasi dari rumah-rumah mereka di Pulau Tenerife, Spanyol.

Kepala keadaan darurat Tenerife, Blanca Perez, mengatakan bahwa kebakaran ini berkembang dengan cepat, memaksa evakuasi. Meskipun ada perbaikan kondisi pada Kamis pagi, namun kawasan tersebut masih belum aman.

Dikutip dari Anadolu, kebakaran ini merupakan kebakaran hutan yang kembali aktif dari kebakaran besar yang terjadi di daerah yang sama pada bulan Agustus. Kebakaran Agustus itu menghanguskan lahan seluas 15 ribu hektar dan merupakan kebakaran hutan terburuk di Kepulauan Canary dalam 40 tahun terakhir, serta menjadi kebakaran terbesar di Spanyol tahun ini.

Saat kebakaran kembali aktif, Tenerife dan Kepulauan Canary mencatat suhu yang mencapai rekor tertinggi. Ini adalah pertama kalinya di Spanyol pada bulan Oktober bahwa pihak berwenang harus mengeluarkan peringatan oranye untuk suhu tinggi di Kepulauan Canary. Hingga Kamis, peringatan kuning untuk suhu panas masih berlaku di Tenerife dan pulau-pulau lainnya.

Baca Juga: Malaysia Kembali Keluhkan Kebakaran Hutan di Indonesia yang Memperburuk Polusi Udara

Badan meteorologi Spanyol telah memastikan bahwa Tenerife mencetak rekor suhu terpanas di Oktober pada Selasa, dengan suhu mencapai 39,4 derajat Celsius. Kondisi panas seperti musim panas ini meluas di seluruh Pulau Canary dan sebagian besar wilayah semenanjung Spanyol, meningkatkan risiko kebakaran hutan.

Pemerintah setempat di Tenerife telah meminta bantuan militer Spanyol pada Rabu untuk membantu mengendalikan api. Pada Kamis, 60 petugas dan 26 kendaraan telah bergabung dalam upaya pemadaman api.

Kondisi meteorologi yang parah, termasuk angin kencang dan suhu tinggi, menyulitkan pemadaman kebakaran. Kebakaran ini telah menghanguskan sekitar lima ribu hektar daratan, termasuk lingkungan taman alam terbesar di Pulau Canary.

Kepala badan lingkungan Tenerife memperingatkan bahwa suhu diharapkan terus meningkat pada Sabtu dan Minggu sementara kelembaban menurun, yang membuat situasi semakin rumit.

Selain mengancam penduduk dan lingkungan, kebakaran ini juga menyebabkan kerusakan pada saluran air yang vital bagi kota di utara pulau, menambah kerumitan situasi. Karena kerusakan ini, ribuan warga mengalami kekurangan air sementara, dan otoritas meminta semua pihak untuk menggunakan air secara bijak.

Pedro Martinez, Direktur Layanan Hutan, menyatakan bahwa kebakaran saat ini “melampaui kapasitas pemadaman,” tetapi pemadam kebakaran tetap berjuang untuk mencegah korban jiwa. Situasi tetap sulit, dan upaya pemadaman kebakaran terus dilakukan. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*