JoSS, JAKARTA – Majelis Kode Etik Kedokteran (MKEK) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sedang memproses kasus konten TikTok seorang dokter bernama Kevin Samuel yang diduga melecehkan pasien.
Ketua MKEK IDI Pukovisa Prawiroharjo mengatakan pihaknya akan melakukan klarifikasi terlebih dulu kepada Kevin. Namun, ia tak menjawab apakah sudah melakukan pemanggilan terhadap dokter yang tengah magang di salah satu rumah sakit pemerintah tersebut. “Ya, kami proses. Ditunggu saja prosesnya sampai akhir ya,” katanya, dilansir dari Tempo.co.
Kevin Samuel sebelumnya membuat video TikTok bertema persalinan yang dianggap melecehkan dan profesi dokter itu sendiri. Di video itu ia berperan sebagai dokter yang menerima pasien bersiap melahirkan dan sudah pembukaan 3. Ekspresinya sebagai dokter yang memeriksa pasien dianggap melecehkan.
Koleganya, sesama dokter pun kesal dengan ulahnya. Salah satunya dokter Tirta. Bahkan ada desakan dari masyarakat agar gelar dokternya dicabut karena melanggar Etika Kedokteran.
Melalui video yang beredar di media sosial, dokter Kevin Samuel meminta maaf kepada seluruh masyarakat, khususnya kaum hawa. Ia mengakui telah lalai dalam membuat video konten berdurasi 15 detik tersebut.
“Kepada seluruh masyarakat, teman-teman netizen khususnya kaum wanita. Saya dokter Kevin ingin meminta maaf sebesar-besarnya atas video konten saya mengenai pembukaan. Saya tidak berhati-hati dalam memilih soundtrack dan memasang ekspresi wajah yang terkesan melecehkan,” katanya
Untuk diketahui, Kevin Samuel merupakan peserta jebolan Indonesian Idol special season yang masih berjalan ini. Ia lolos di babak audisi dan kandas di babak Eliminasi pertama.
Baca juga: Awas Hoax Pemberian Stimulus Listrik dan Subsidi Listrik
Dokter muda tengah magang di salah satu rumah sakit pemerintah di Jakarta itu, Kevin merasa luar biasa berhasil menembus audisi Indonesian Idol yang menurutnya sulit diraih. “Dari kecil nonton Idol dan sekarang udah benar-benar merasakan dapat Golden Ticket dan tahap eliminasi,” tulisnya.
Berkat di Indonesian Idol, ia berkenalan dengan peserta kembar Melisha dan Melitha Sidabutar. Dokter yang juga selebgram itu dikabarkan sempat dekat dengan Melisha Sidabutar sebelum meninggal pada 8 Desember 2020.
Dari akun Instagramnya, lewat unggahan-unggahanya, Kevin adalah satu dari dua orang lulusan terbaik Fakultas Kedokteran Universitas Maranatha yang disumpah sebagai dokter pada 30 April 2019. Saat mengunggah foto yang memperlihatkan ia berdiri di atas panggung untuk menerima penghargaan sebagai Lulusan Indeks Prestasi Kumulatif Terbaik, Kevin menulis keterangannya pendek. “Only by His grace,” tulisnya.
Pada 5 Mei 2019, Kevin mengunggah foto bersama teman-temannya saat disumpah sebagai dokter. Ia menuliskan perjuangannya yang panjang untuk menjadi dokter.
“19 Agustus 2013 – 30 April 2019, 5 tahun 8 bulan 12 hari. Nyangka nggak sih sampai di titik ini? Jujur aja engga. But we did it. Kami menaklukannya. 23 kali ujian blok. 4 jenis ujian tiap blok. 3 jenis ujian komple. 1 kali ujian KTI. 13 kali ujian stase. Ratusan kali BST CBD MiniCEX. Attitude dan pengetahuan ditempa 765 x 24 jam. Sepaket CBT dan OSCE UKMPPD, Wow!” tulisnya.
Ia menambahkan tulisan di unggahan itu bahwa semua perjuangan itu awal dari perjalanan mereka sebagai dokter. “Semoga gelar ini dapat kita pertanggungjawabkan sebaik-baiknya,” tulisnya. Kini usai aksinya viral, kecaman bertubi-tubi ia terima. Akun TikToknya menghilang dan Instagramnya ia tutup kolom komentar. Meski Kevin Samuel sudah membuat video permintaan maaf, tampaknya ia harus banyak berdoa agar gelarnya selamat. (lna)

Leave a Reply