Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah Raja Baru Malaysia

raja
Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah, Raja Baru Malaysia | Foto: googleA

JoSS, KUALA LUMPUR – Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah akan naik tahta hari ini, Kamis (31/1), menandai dimulainya masa jabatan  Raja baru Malaysia, lima tahun setelah dipilih pekan lalu.

Sultan dari negara bagian  Pahang tersebut dipilih oleh anggota keluarga kerajaan negara itu setelah pengunduran diri tak terduga dari raja sebelumnya.

Sultan Abdullah  akan menyandang gelar Yang Dipertuan Agung mulai hari ini. Sedangkan peran wakil raja diberikan kepada Sultan Nazrin Shah Perak sebagaimana dikutip CNN Indonesia.com Kamis (31/1).

Keduanya akan dilantik dan diambil sumpah dalam satu upacara mewah di istana. Sedangkan sumpah sang raja akan dibacakan oleh Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad.

Sebelumnya, pada tengah malam, bendera resmi raja dinaikkan di istana di Kuala Lumpur sebagi pertanda akan ada pengangkatan raja baru.

Raja baru berusia 59 tahun itu memiliki reputasi dalam urusan negara dan dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan ramah.

Sultan Abdullah diangkat menjadi putra mahkota pada Juli 1976, ketika dia baru berusia 16 tahun, dan mengambil alih tugas ayahnya untuk pertama kalinya ketika dia berusia 20 tahun. Sultan Ahmad Shah menjabat sebagai raja Malaysia dari tahun 1979 hingga 1984.

Baca juga: Persijap Jepara gandeng perusahaan Apparel asal Malaysia

Sultan Abdullah juga belajar Hubungan Luar Negeri dan Diplomasi di Queen Elizabeth College, Universitas Oxford, dan juga dilatih di Royal Military Academy Sandhurst. Dalam sistem monarki konstitusional Malaysia, pemilihan Yang di-Pertuan Agong diadakan secara rotasi setiap lima tahun.

Seprti diketahui, Sultan Abdullah bin Sultan Ahmad Shah dari Pahang resmi terpilih sebagai raja baru Malaysia pada Kamis (24/1) dalam prosesi pemungutan suara oleh para pemimpin kesultanan Malaysia.

Melansir dari Channel News Asia, Sultan Abdullah (59) akan mengambil alih takhta secara resmi pada 31 Januari dan menjabat selama 5 tahun ke depan. Ia akan menyandang gelar Yang Dipertuan Agong ke-16.

Sultan Abdullah terpilih dalam sebuah pertemuan khusus yang dihadiri oleh para sultan dari 9 negara bagian Malaysia. Pertemuan yang digelar di Istana Negara tersebut dipimpin oleh Sultan Mizan Zainal Abidin dari Terengganu.

8 penguasa kesultanan Melayu lantas menyerahkan suara mereka secara rahasia. Proses pemungutan suara tersebut berakhir pada pukul 12.45 siang waktu setempat. Selain memilih Sultan Abdullah sebagai raja.

Kebutuhan akan raja baru datang setelah penguasa sebelumnya, Sultan Muhammad V, mengundurkan diri secara tiba-tiba pada 6 Januari lalu.

Langkah Sultan Muhammad V itu cukup mencengangkan, mengingat belum ada raja Malaysia yang mengundurkan diri selama menjalankan masa jabatannya. Spekulasi beredar pengunduran diri itu dipengaruhi oleh laporan bahwa ia menikahi seorang model dari Rusia November lalu. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*