[widget id="text-5"]

Penyerang Novel Baswedan Polisi Aktif, Laode Syarif: Pelaku Intelektualnya Harus Segera Ditangkap

Kolase | Foto: indozone.id/detik.com

JoSS, JAKARTA – Kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan pada 2,5 tahun lalu memasuki babak baru. Pelakunya ternyata anggota polisi aktif. Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif meminta Polri segera ungkap aktor intelektualnya.

Seperti diketahui, Novel diteror dengan disiram air keras sepulang salat Subuh dari masjid tak jauh dari rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 11 April 2017 lalu. Sejumlah tim yang dibentuk kepolisian sebelumnya gagal mengungkap kasus ini. Penyelesaian kasus ini menjadi yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia.

Pelaku penyerangan penyidik KPK Novel Baswedan yang kasusnya berumur lebih dari dua tahun telah berhasil diamankan. Dua penyerang Novel yang merupakan polisi aktif berinisial RM dan RB.

“Dari hasil investigasi tadi malam sudah mengamankan dua pelaku dan dibawa ke Polda Metro Jaya. Kedua pelaku ini langsung kita interogasi,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Argo Yuwono di Polda Metro Jaya Jumat (27/12/2019).

Dan tadi pagi, masih kata Argo, keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan tadi siang dilakukan pemeriksaan tersangka

“Mereka masih diperiksa. Mereka (oknum) anggota Polri dan sedang kita periksa. Diamankan di Jalan Cimanggis, Depok,” sambung Argo.

Baca juga: Zulkifli Zaini Diminta Fokus Penyediaan Listrik Pedesaan, APLSI: Siap Dukung Elektrifikasi

Infonya keduanya berpangkat brigadir dan berasal dari sebuah kesatuan tak jauh dari lokasi penangkapan. Sampai saat ini belum diketahui motif pelaku menyerang Novel.

Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif mengapresiasi kinerja kepolisian yang mengungkap dua terduga pelaku penyerangan terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan.

“Pertama-tama mengucapkan apresiasi pada Polri yang menemukan pelakunya,” kata Syarif saat dikonfirmas , di Jakarta, Jumat (27/12), seperti dikutip dari Beritasatu.com.

Syarif berharap, dari pengungkapan dua pelaku ini, pihak kepolisian dapat membuka secara terang motif penyerangan terhadap Novel Baswedan. Selain itu, Syarif berharap dua pelaku itu menjadi pintu masuk bagi kepolisian untuk segera menangkap aktor intelektual penyerangan terhadap Novel.

“Dan berharap bahwa motif dari pelaku penyerangan ini dapat diketahui oleh masyarakat dan jika ada intelektual dader-nya seharusnya dapat ditemukan segera,” kata Syarif.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahri mengapresiasi kerja kepolisian yang menangkap dua pelaku penyerangan terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan.

“Saya selaku pimpinan, Ketua KPK menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya di bawah nakoda bapak Kapolri Jenderal Idham Azis saya menyampaikan sukses dan selamat kepada seluruh jajaran kepolisian,” kata Firli. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


[widget id="text-3"]