
JAKARTA, JOSS.CO.ID – Pemerintah terus memodernisasi pengelolaan keuangan negara demi memastikan penyaluran dana yang efisien dan tepat sasaran. Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menegaskan bahwa pemerintah memprioritaskan penyaluran tunjangan profesi guru hingga bantuan sosial (bansos) langsung ke rekening bank penerima.
Pemerintah menerapkan mekanisme government-to-person payment (G-to-P) ini sebagai langkah strategis untuk menjamin ketepatan sasaran sekaligus menekan biaya operasional penyaluran anggaran negara.
Integrasi Data dan Penyaluran Bansos
Khusus program bansos, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyalurkan dana berdasarkan data terintegrasi. Kemenkeu memanfaatkan nomor rekening penerima yang berasal dari Kementerian Sosial.
Mengenai mekanisme penyaluran langsung ini, Suahasil Nazara memberikan penegasan:
“Daftar guru, siapa saja namanya, nomor rekeningnya jelas, ditransfer langsung. Bukan hanya untuk pembayaran gaji yang sudah kita lakukan, bahkan untuk perlindungan sosial, untuk Program Keluarga Harapan (PKH), program lainnya, itu juga sudah ditransfer secara langsung,” tegas Suahasil, dikutip dari Metro Siang, Metro TV, Minggu 25 Agustus 2026.
Tantangan Inklusi Keuangan dan Solusi Kemenkeu
Meskipun sistem transfer langsung sudah berjalan secara masif, Menkeu tidak memungkiri masih adanya kendala di lapangan. Sebagian kecil masyarakat belum menjangkau layanan perbankan secara penuh, sehingga pemerintah belum bisa mengirim dana ke rekening pribadi mereka.
Merespons tantangan tersebut, Kemenkeu berkomitmen memperluas inklusi keuangan di berbagai daerah.
“Tentu di satu-dua titik masih ada yang belum tertransfer secara langsung. Ini kita upayakan supaya bisa ditransfer secara langsung menggunakan rekening perbankan. Ini yang disebut dengan government-to-person payment. Kita akan dorong operasi perbendaharaan kita menjadi makin modern dengan cara seperti itu,” ujarnya.

Leave a Reply