[widget id="text-5"]

453 PKL Mpu Tantular Direlokasi Ke Kanjengan

Ilustrasi | Foto: radarcirebon

JoSS, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang memberikan tenggat waktu hingga akhir Juli 2019 bagi 453 pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini menempati sepanjang Jalan Mpu Tantular. Para PKL ini direlokasi ke Blok C Kanjengan.

Kabid Penataan dan Penetapan Dinas Perdagangan Kota Semarang, Sumartinah mengatakan relokasi ini dilakukan oleh Pemkot Semarang dalam rangka penataan Kawasan Kota Lama. Pihaknya menyiapkan 671 lapak dan berberapa tambahan fasilitas seperti toilet, musala, dan drainase.

“Alhamdulillah semua pedagang bisa menerima diadakannya relokasi untuk penataan wilayah Kota Lama. Kami minta akhir Juli ini pedagang di MpubTantular harus sudah masuk ke blok C kanjengan,” tuturnya, Kamis (11/7) seperti dikutip dari TribunJateng.

Adapun luasan lapak, Sumartinah memberikan ukuran sama seperti lapak yamg berada di Jalan Mpu Tantular yaitu 2×2 meter. Pihaknya akan bekerjasama dengan ketua paguyuban agar adil dalam pembagiannya.

Baca juga: Konstruksi Basement Alun-Alun Semarang Rampung Tahun Ini

Koordinator PKL Mpu Tantular, Kadar Mardianto mengatakan, seluruh PKL bersedia untuk pindah ke blok C Kanjengan. Pihaknya menyadari bahwa tanah tersebut merupakan tanah negara yang akan ditata guna mempercantik kawasan Kota Lama.

“Walaupun dalan hati kecil keberatan karena kami sudah 40 tahun menempati tempat tersebut, tapi mau tidak mau kami mengikuti aturan pemerintah,” tutur Kadar.

Meski Kadar dan 452 pedagang lainnya masih berat hati meninggalkan lokasi tersebut, mereka tidak mempermasalahkan pemindahan ini. Pasalnya, pemerintah telah memberikan perhatian kepada mereka dengan menyediakan tempat baru. Mereka masih tetap bisa mengais rezeki untuk menghidupi keluarga.

Terkait pemindahan, para pedagang tidak dapat serta merta pindah dalam sekejap. PKL Mpu Tantular berdagang berbagai jenis barang seperti konveksi, makanan, sayur, buah, sepatu, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, mereka perlu penyempurnaan lapak untuk menyimpan barang dagangannya.

“Kami terimakasih sudah dikasih lahan tidak jauh dari tempat semula dan sudah dibangunkan shelter yang memenuhi anggota kami. Untuk penyempurnaan lapak nanti akan kami lakukan swadaya,” ucapnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


[widget id="text-3"]