
JoSS, SOLO – PT Jasamarga akan memberlakukan tarif pada ruas Tol Solo- Ngawi pada Selasa (17/7) besok, setelah Presiden Jokowi meresmikan ruas Kartasura – Sragen pada Minggu (15/7) pagi.
Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) David Wijayatno mengatakan besaran tarif Tol Solo-Ngawi telah ditentukan yakni Rp 1.000 per kilometer untuk kendaraan Golongan I atau pribadi.
“Hari Selasa pukul 00.00 WIB sudah diberlakukan tarif semua golongan, pemberlakuan tarif tersebut dilakukan lantaran Presiden Joko Widodo telah meresmikan sebagian ruas tol sepanjang 90,43 kilometer itu, yaitu Tol Kartasura-Sragen,” katanya, Minggu (15/7).
Adapun ruas yang diresmikan yakni segmen Kartasura-Sragen sepanjang 35,22 kilometer. Artinya, tarif yang nantinya akan berlaku yakni sebesar Rp 35.000. “Kami sudah melakukan sosialisasi sejak tanggal 26 (Juni) kemarin,” ujarnya.
Sistem tarif yang berlaku pada Tol Solo-Ngawi merupakan sistem baru hasil rasionalisasi dan klasterisasi golongan. Bila sebelumnya ada lima tarif untuk lima golongan kendaraan, dengan sistem pentarifan yang baru maka hanya berlaku tiga jenis tarif.
Baca juga : Jokowi Berang Rest Area Tol Dipenuhi Kuliner Asing
“Alat pembayarannya nontunai, yakni kartu e-tol. Kartu bisa didapatkan di sejumlah kantor perbankan, minimarket, dan gerbang tol,” jelasnya.
Selain itu, sambung David, gerbang tol Kebakramat juga sudah bisa dioperasionalkan mulai Selasa nanti. Dengan demikian, warga bisa leluasa memilih pintu gerbang tol untuk keluar masuk.
David menambahkan akses tol menuju Ngawi ditarget kelar September tahun ini. Sementara ruas Salatiga-Boyolali-Solo-ditarget sudah bisa terhubung akhir Oktober tahun ini.
Seperti diketahui, Presiden Jokowi meresmikan Tol Solo-Ngawi segmen Kartasura-Sragen, Minggu pagi. Peresmian dilakukan secara langsung di depan Gerbang Tol Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Dalam peresmian tersebut, Presiden didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini M Soemarno, Mensesneg Pratikno, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Dirut PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desy Arryani.
“Tol ini sebetulnya tadi malam sudah saya resmikan. Karena sudah lewat. Pukul 19.00 WIB lewat ke Sragen, balik lagi pukul 22.30. Tapi, ya ndak apa-apa saya ulang,” katanya.
Presiden mengatakan, dengan peresmian ini panjang ruas Jalan Tol Trans-Jawa yang beroperasi semakin panjang. Ia memastikan pemerintah akan menyelesaikan pembangunan Tol Trans-Jawa secara bertahap. Kehadiran tol ini akan mempercepat pergerakan arus barang dan masyarakat. Dampaknya, harga barang kebutuhan logistik pun dapat semakin ditekan.
“Saya tunggu-tunggu ya kalau jalan tol ruas Tol Solo-Sragen ini telah selesai dan secara bertahap tol Trans Jawa mulai tersambung mulai Merak sampai hingga Banyuwangi,” katanya. (ton/lna)

Leave a Reply