Syarifuddin Memimpin Jateng Hingga Pelantikan Gubernur Terpilih

Syarifuddin
Seusai dilantik Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sebagai Pejabat Sementara Gubernur Jateng Syarifuddin (pojok kiri) berfoto bersama dengan Ganjar Pranowo dan Heru Sudjatmoko di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jateng di Kota Semarang | Foto : twitter @KotaSMG

JoSS, SEMARANG – Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Syarifuddin untuk sementara memimpin Jawa Tengah hingga pelantikan gubernur terpilih pada 16 September mendatang.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo resmi melantik Syarifuddin sebagai Pejabat Gubernur Jateng Kamis (23/8). Pelantikan dilaksanakan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jateng di Kota Semarang.

Pelantikan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 133/P/2018 tertanggal 7 Agustus 2018 tentang Pengesahan dan Pemberhentian Dengan Hormat Gubernur dan Wakil Gubernur Masa Jabatan 2013-2018 dan Pengangkatan Penjabat Gubernur Jateng.

Syarifuddin menduduki jabatan Penjabat Gubernur Jateng sejak dilantik hingga 16 September 2018 atau sampai dengan dilantiknya Gubernur Jateng definitif masa jabatan 2018-2023.

Mendagri menjelaskan bahwa pemberhentian dengan hormat Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng periode 2013-2018 serta pelantikan Penjabat Gubernur Jateng telah sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Khusus kepada Penjabat Gubernur Jateng Syarifuddin, Mendagri meminta agar menjalankan roda pemerintahan bersama Sekretaris Daerah Provinsi dan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah, termasuk membangun komunikasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah.

Baca juga : Irjen Arief Sulistyanto Resmi Jadi Kabareskrim, Komjen Ari Dono Wakapolri

“Jangan membuat kebijakan yang bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan di masyarakat, koordinasikan dulu dengan Pak Ganjar dan pemerintah daerah. Angka kemiskinan harus turun, serta menekan jumlah pengangguran di Jateng,” katanya.

Dalam pidato sambutannya, Ganjar Pranowo dan Heru Sudjatmoko secara bergantian mengucapkan terima kasih kepada para bupati/wali kota yang telah membantu menjalankan tugas-tugas memimpin Jateng dengan baik.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama dengan Wakil Gubernur Heru Soedjatmoko mengakhiri masa jabatannya atau purnatugas pada Kamis (23/8). Meski telah ditetapkan sebagai gubernur terpilih pada Pilkada 27 Juni 2018, Ganjar baru akan dilantik untuk periode keduanya pada tanggal 17 September 2018.

Sedangkan Heru akan maju dalam pemilihan legislatif DPR-RI dapil Purbalingga.

Sambil menunggu waktu pelantikan, Ganjar menyatakan keinginannya untuk menjadi relawan membantu penanganan bencana gempabumi di Lombok Nusa Tenggara Barat.

“Saya pengen ke Lombok. Saya pengen lihat kawan-kawan di sana, jadi relawan di Lombok,” ucap Ganjar. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*