Begini Trik Mayangsari Tetap Gelar Arisan Sosialita di Tengah Masa PSBB

Mayangsari | Foto: instagram/liputan6

JoSS, JAKARTA – Mayangsari tak bisa menahan diri untuk tidak bertemu dengan kawan-kawannya di arisan geng Kepompong. Padalah pemerintah sedang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus penyebaran virus corona yang tengah mewabah di Indonesia.

Namun, istri Bambang Triatmojo ini tidak menabrak aturan pemerintah. Arisan geng Kepompong dilakukan dari rumah masing-masing. Pertemuan antaranggota digelar via jalur daring. Hal ini diketahui dari akun Instagram pribadi Mayangsari, belum lama ini.

Melalui foto kolase, pelantun ‘Harus Malam Ini’ tersebut bersama para sahabatnya mengampanyekan aksi untuk hidup sehat. “Ini cara kami mengekspresikan arisan yang dilakukan di rumah masing-masing, tapi tetap fun dan berkualitas,” tulis ibu satu anak ini sebagai keterangan foto.

Perempuan asli Purwokerto ini memamerkan foto geng arisanya yang berjumlah 24 orang. Beberapa di antaranya, artis Ibu Kota sepeti Ussy Sulistiawaty dan Rossa. Mereka semua berfoto mengenakan masker.

Setiap personel memegang kertas bertuliskan gambar atau kata-kata, yang jika dirangkai menjadi sebuah pesan penting terkait wabah Corona Covid-19.

Baca juga: Tengah Hamil 6 Bulan, Artis VA Jadi Tahanan Kota

“Stay home. Wash your hand, stay healthy, use mask and gloves to protect yourself. Stay strong stay positive. Be patient and be grateful. Save life,” begitu rangkaian kalimat dari foto kolasenya.

Rekan-rekan Mayangsari pun meninggalkan komentar dalam unggahan tersebut. “Tetap ya arisan pakai streaming aja,” tulis sunny_lemoesiek. “Keren inisiatifnya Mbak Mayang,” kata hera_susno. “Bravooo kepompongers. Wash your hand,” tambah Ingrid Kansil.

Seperti diketahui, pemerintah Indonesia kini tengah memerangi wabah virus corona yang terus mengalami peningkatan jumlah pasien terkonfirmasi positif setiap harinya. Data penambahan pasien positif terinfeksi Covid -19 di Indonesia mencatat angka tertinggi sebanyak 399 kasus pada Minggu (12/4), sejak pertama kali diumumkan pada 2 Maret lalu.

“Update data sampai dengan hari ini, ada penambahan 399 kasus, sehingga menjadi 4.241 kasus,” kata Juru Bicara pemerintah untuk penanganan covid-19, Achmad Yurianto, dalam keterangan persnya di Gedung BNPB Jakarta, Minggu (12/4). (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*