China Siap Fasilitasi Proses Evakuasi WNI di Wuhan

Ilustrasi | Foto: net

JoSS, JAKARTA – China menyatakan siap memfasilitasi proses evakuasi ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang terjebak di Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei yang menjadi pusat penyebaran virus corona.

Hal itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, di Jakarta hari ini. Retno menegaskan pemerintah sudah siap memulangkan WNI dari Wuhan dalam waktu dekat. Namun ia tak menjelaskan secara pasti kapan waktu pemulangan tersebut.

Menurut dia, meski persiapan sudah matang, proses evakuasi harus dengan strategi dan langkah yang tepat. Sebab, total penyebaran WNI yang terdampak isolasi akibat virus corona tak hanya di kota Wuhan, tetapi juga ada di beberapa wilayah di Provinsi Hubei.

“(Pembicaraan dengan pihak China) sudah ada perkembangan, dalam artian mereka bersedia bantu fasilitasi evakuasi (WNI),” katanya.

Sementara itu, ia mengatakan Wuhan dan kota-kota di Provinsi Hubei masih diisolasi sehingga akses dari satu kota ke kota lainnya sulit.

“Kami sudah siap melakukan evakuasi, tapi kami perlu perhitungan yang sangat kompleks karena kami perlu melihat sebarannya dulu dan bagaimana mengangkut mereka (WNI) dari satu titik ke titik lainnya,” ujar Retno, seperti dikutip dari CNNINdonesia.

Baca juga: Wabah Virus Corona, CFA Tunda Penyelenggaraan Liga China 2020

Berdasarkan data Kemlu RI, sejauh ini terdapat 243 WNI di Provinsi Hubei dan 100 orang di antaranya berada di Wuhan. Dari 100 WNI di Wuhan itu mereka terdiri dari 84 mahasiswa dan 16 tamu mahasiswa dari tempat lain.

Retno mengatakan ia dan sejumlah menteri terkait akan menggelar rapat di Kementerian Sekretariat Negara siang ini pukul 13.00 WIB untuk membahas rencana evakuasi ini.

Selain Indonesia, ada sekitar 13 negara yang juga berencana mengevakuasi warganya dari Wuhan demi mengantisipasi penularan dan penyebaran virus corona. Amerika Serikat dan Prancis mulai mengevakuasi warganya dari kota besar di kawasan tengah China itu hari ini.

Sementara itu, Jepang telah merampungkan kloter pertama evakuasi warganya yang berjumlah sekitar 200 orang dari Wuhan. Tiga dari ratusan warga Jepang itu positif terinfeksi corona.

Per hari ini, korban meninggal di China akibat virus serupa SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) itu bertambah menjadi 170 orang.

Virus ini juga sudah menyebar ke belasan negara seperti Kanada, Amerika Serikat, Prancis, Sri Lanka, Thailand, Taiwan, Vietnam, Korea Selatan, Nepal, Singapura, Australia, Malaysia, Jepang, Kamboja, dan Jerman. Kasus terbaru ditemukan di Finlandia dan Uni Emirat Arab. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*