Kirim Bantuan Ke Palu, Jateng Bangun 100 Hunian Sementara

Jateng
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan tim relawan foto bersama sebelum berangkat ke Palu | Foto: joss.co.id/Joy

JoSS, SEMARANG – Bantuan kemanusiaan Jawa Tengah (Jateng) berangkat ke Palu, salah satu wilayah terdampak parah gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, Sabtu (6/10). Beragam bentuk bantuan dan ratusan relawan tersebut berangkat lewat jalur laut via Surabaya.

“Atas nama Pemprov Jateng, saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan untuk korban di Palu. Saya bangga, karena memang begini cara kita bergotong royong untuk membantu sesama,” tutur Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat melepas rombongan bantuan di komplek Gubernuran, Jalan Pahlawan Semarang.

Rombongan relawan dan truk pengangkut bantuan berangkat ke Surabaya menggunakan jalur darat. Transit semalam, perjalanan dilanjutkan ke Palu menggunakan kapal laut.

Dalam kesempatan upacara pelepasan bantuan kemanusiaan, Ganjar berpesan relawan yang ke Palu wajib punya kemampuan dan persiapan diri yang matang agar tidak merepotkan orang lain.

“Saya tekankan, tolong relawan tidak boleh ngrepoti. Kawan-kawan relawan harus memiliki kemampuan untuk menolong dan harus memiliki bekal yang cukup selama proses di sana,” pesan dia.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Bantuan Biaya Hidup Mahasiswa Asal Palu
Jateng
Bantuan kemanusian Jawa Tengah untuk Palu berangkat via jalur laut Surabaya | Foto: joss.co.id/joy

Kesiapan relawan tidak hanya fisik namun juga harus menghitung estimasi waktu dengan perbekalan yang ada. Juga punya pemahaman peta bencana dan pengetahuan tentang penanggulangan bencana.

“Banyak relawan datang ke saya namun tidak tahu dapat menolong apa, itu pasti akan ngrepoti. Dia datang hanya bawa diri sendiri, di sana tidak bisa survive, tidak punya keterampilan, tidak paham teknisnya maka itu pasti akan merepotkan,” ungkap dia.

Menurut Ganjar relawan yang berangkat tanpa persiapan matang dapat jatuh sakit. Atau lebih parah jadi korban lantaran tidak memahami peta bencana. “Tim ini datang untuk menolong masyarakat di sana dan tidak boleh justru merepotkan dan menjadi beban,” imbuh Ganjar.

Kepala BPBD Jateng Sarwa Permana mengatakan mengirim 119 relawan dari berbagai unsur masyarakat. Mereka akan membantu korban bencana di Palu selama seminggu. “Selama seminggu di sana, kami akan mendirikan hunian sementara sebanyak 100 unit, layanan kesehatan, layanan air bersih, distribusi logistik dan pembuatan dapur umum,” terang dia.

Selain relawan, ada bantuan berupa uang tunai, obat-obatan, makanan, air bersih, dokter, personel trauma healing dan bantuan lain sesuai kebutuhan di lokasi bencana

Bantuan uang tunai diantaranya berasal dari BPBD Jateng Rp 450 juta, gabungan pengusaha farmasi obat-obatan senilai Rp 462 juta, yayasan kesehatan Telogorejo Rp 150 juta, Bank Jateng dan Korpri masing-masing Rp 175 juta untuk pembuatan hunian sementara. Sedangkan tenaga kesehatan, obat-obatan, alat kesehatan dari Dinas Kesehatan, dari NTMC Polda Jateng.

“Kodam IV/Diponegoro juga bantu Rp 200 juta dan juga dari Polda Jateng yang mengirimkan tiga truk bantuan total Rp 300 juta,” papar dia.

Sarwa belum bisa memastikan ada tidaknya bantuan lanjutan karena akan melihat perkembangan selanjutnya di lapangan.”Sesuai masukan Pak Gubernur, nanti dilihat dulu perkembangan di lokasi apakah diperlukan mengirimkan lagi atau tidak,” tukas dia. (Joy/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*