JoSS, TEMANGGUNG – Kawasan hutan Gunung Sindoro, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah terbakar pada Sabtu (8/9) siang, Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Kedu Utara menutup semua jalur pendakian guna mengantisipasi jatuhnya korban jiwa.
Asisten Perhutani Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Temanggung, Kusino mengatakan kawasan hutan yang terbakar berupa alang-alang atau savana. Kebakaran hutan yang diketahui sekitar pukul 10.00 WIB tersebut terjadi di petak X di Dusun Sibajak, Desa Canggal, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung.
Ia menyebutkan kawasan hutan yang terbakar merupakan daerah perbatasan antara BKPH Temanggung dengan BKPH Wonosobo.
“Karena angin bertiup cukup kencang di atas gunung, kebakaran tersebut menjalar ke kawasan hutan BKPH Wonosobo,” ujarnya, seprti dikutip dari Antara, Sabtu (8/9).
Ia menuturkan pada Sabtu sore api yang membakar alang-alang tersebut berhasil dipadamkan. Pemadaman api melibatkan sekitar 90 personel, antara lain dari masyarakat sekitar hutan (LMDH), komunitas pecinta alam, BPBD Temanggung, dan petugas Perhutani.
Ia menyampaikan pemadaman api dilakukan secara manual dengan “gepyok”, yakni memukul-mukulkan ranting pohon ke arah api. Dia menduga kebakaran tersebut akibat ulah orang iseng dan bukan terjadi di jalur pendakian.
Baca juga : Bulog Gelontorkan 30 Ton Beras Premium Guna Menjaga Stabilisasi Harga
“Kawasan yang terbakar jauh di atas tanaman tegakan, sekitar satu jam jika ditempuh dengan berjalan kaki. Kami belum tahu pasti luasan alang-alang yang terbakar,” jelasnya.
Ia mengimbau kepada masyarakat, khususnya pendaki agar tidak membuat perapian di kawasan hutan, karena kondisi di atas saat ini sudah kering dan rawan terjadi kebakaran.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan musim kemarau menyebabkan semak belukar kering dan mudah terbakar. Namun alam tidak akan membakar dirinya. Sebagian besar penyebab kebakaran hutan dan lahan bukan dari alam.
Kronologi kebakaran menurut laporan masyarakat, pada Jum’at malam (7/9/2018) pukul 21.00 WIB, titik api terlihat di Gunung Sindoro pos 2 wilayah Kabupaten Wonosobo. Api terus merembet ke Timur dan sampai ke daerah Hutan Kabupaten Temanggung pada Sabtu siang pukul 11.00 WIB dan sampai saat ini api masih terus merembet.
“Tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut. Perhutani menutup semua jalur pendakian Gunung Sindoro terhitung pada (8/9) hingga belum ada batas waktu yang ditentukan,” kata Sutopo dalam keterangan resminya yang diterima JoSS.co.id, Sabtu (8/9).
Dia menambahkan upaya pemadaman terus dilakukan secara manual oleh BPBD Temanggung, petugas Perhutani, relawan dan masyarakat. (lna)

Leave a Reply