Lalu Lintas di Kawasan Cagar Budaya Kota Gede Dibikin Satu Arah Saat Sore Hari

Jalan Kemasan Kotagede diberlakukan penerapan satu arah (Foto: warta.jogjakota.go.id)

JoSS, JOGJA – Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif mengatakan penataan lalu lintas di kawasan cagar budaya Kota Gede telah diberlakukan satu arah saat sore hari. Yakni mulai dari Jalan Mondorakan ke Kota Jogja. Langkah itu dilakukan untuk mendukung pengembangan kawasan tersebut sebagai tujuan wisata.

“Saat ini juga sedang dilakukan uji coba di Jalan Kemasan yang dibuat searah meskipun masih terbatas pada sore hari saja,” katanya, belum lama ini seperti dilansir dari Tempo.co.

Menurut Agus, kajian penataan arus lalu lintas di kawasan cagar budaya Kotagede itu perlu dilakukan mengingat kondisi jalan di kawasan tersebut cenderung sempit.

“Padahal ruas-ruas jalan utama di Kotagede kerap digunakan oleh masyarakat sebagai perlintasan karena dianggap sebagai rute yang paling singkat untuk menuju wilayah di selatan Jogja. Akibatnya terjadi kepadatan di ruas jalan tersebut,” ujarnya.

Baca juga: Layanan Kependudukan Kota Jogja Bakal Menggunakan Aplikasi Jogja Smart Service

Karena itu, kata Agus, pihaknya perlu mencari solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan menerapkan manajemen lalu lintas. Salah satu opsinya adalah membuat arus lalu lintas yang melingkar di Kotagede, yaitu di Jalan Mondorakan, Jalan Kemasan dan Jalan Nyi Pembayun.

“Dengan arus yang melingkar maka diharapkan bisa mengurangi hambatan lalu lintas,” kata Agus.

Melalui kajian itu, Agus mengatakan dinas akan mengumpulkan berbagai data faktual dari penerapan jalan searah di Jalan Kemasan. Salah satunya indeks volume capacity ratio (VCR) sebagai bahan tidak terpisahkan dari kajian penataan lalu lintas kawasan cagar budaya Kotagede.

Jika berdasarkan hasil evaluasi efektivitas penerapan arus lalu lintas searah di Jalan Kemasan tersebut dinilai cukup baik, maka tidak menutup kemungkinan untuk menerapkannya secara permanen di kemudian hari.

Penerapan jalan searah juga diharapkan dapat meningkatkan kegiatan ekonomi di wilayah tersebut karena masyarakat tidak hanya memanfaatkan ruas jalan di Kotagede sebagai perlintasan.

“Kawasan Kotagede memiliki daya tarik di sektor wisata yang baik sehingga perlu didukung dari sisi manajemen lalu lintasnya agar wisata tumbuh, dengan demikian ekonomi akan terdongkrak,” kata Agus. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*