JoSS, LONDON – Kerajaan Inggris dilaporkan akan menyewa ahli keberagaman yang dapat bertanggung jawab atas isu keberagaman, dalam upaya untuk memodernisasi monarki. Langkah itu dilakukan untuk menunjukkan bahwa monarki tertua di dunia itu telah melakukan banyak hal di dalam rumah tangganya.
Sebuah sumber dilaporkan Daily Mail pada Minggu (21/3) mengatakan para pembantu di Istana Buckingham, Clarence House, dan Istana Kensington akan mengambil bagian dalam latihan belajar dan mendengarkan dalam beberapa minggu ke depan.
Dorongan keberagaman yang dilaporkan Istana Inggris adalah perkembangan terbaru dalam krisis kerajaan, setelah pembicaraan Harry dan Meghan dengan Oprah Winfrey yang pertama kali ditayangkan pada 7 Maret.
Meghan mengatakan bahwa saat dia mengandung Archie, yang sekarang hampir berusia 2 tahun, seorang anggota keluarga mengemukakan kekhawatiran dan bertanya tentang seberapa gelap kulitnya ketika dia lahir.
Hampir dua hari setelah wawancara itu ditayangkan, Ratu menyampaikan tuduhan tersebut dalam pernyataan publik yang berbunyi: “Seluruh keluarga sedih mengetahui sepenuhnya betapa menantang beberapa tahun terakhir ini bagi Harry dan Meghan.
Baca juga: Setelah Singapura dan Indonesia, Giliran Inggris Minta Warganya Tinggalkan Myanmar
“Masalah yang diangkat, terutama ras, sangat memprihatinkan. Meskipun beberapa ingatan mungkin berbeda, hal itu ditanggapi dengan sangat serius, dan akan ditangani oleh keluarga secara pribadi. Harry, Archie, dan Meghan akan selalu menjadi anggota keluarga yang sangat dicintai.”
Pangeran William pun membalas klaim tersebut, selama kunjungan ke sekolah di Stratford, London timur, pada 11 Maret, ketika seorang reporter bertanya kepadanya: “Apakah Keluarga Kerajaan punya masalah rasial, Sir?” “Kami bukan keluarga rasialisme,” jawab sang duke.
Sebagaimana diberitakan dua pekan lalu, istri dari Pangeran Harry tersebut menuduh Kerajaan Inggris telah bersikap rasis kepadanya. Meghan Markle menyampaikannya dalam wawancara dengan Oprah Winfrey.
Salah satu sikap rasis Kerajaan Inggris, kata Meghan Markle, terkait isu warna kulit anaknya, Archie. Meghan Markle mengklaim ada pembicaran di keluarga kerajaan soal seperti apa warna kulit anaknya nanti saat lahir.
“Diversity atau keberagaman sebenarnya isu yang sudah ditanggapi serius oleh Kerajaan Inggris. Kami ada kebijakan, prosedur, dan programnya, namun kami belum melihat hasilnya. Banyak hal yang harus diperbaiki,” ujar seorang sumber dari Rumah Tangga Kerajaan Inggris, Ahad, 21 Maret 2021.
Sumber terkait melanjutkan, perbaikan sudah berjalan dan kali ini dengan dukungan penuh Kerajaan Inggris. Pengangakatan Kepala Keberagaman, kata ia, akan sangat membantu namun masih terlalu dini untuk mengetahui kapan serta bagaimana realisasinya.
“Tentu berbagai hal harus dipertimbangkan. Ide memiliki seseorang untuk memastikan keberagaman berlaku di dalam Rumah Tangga Kerajaan Inggris adalah hal yang harus dipertimbangkan…Kami selalu mendengarkan dan belajar, memastikan perbaikan ini berjalan baik,” ujar sang sumber, dilansir dari tempo.co.
Pangeran Harry dan Meghan Markle, dalam wawancara dengan Oprah Winfrey, tak hanya menuding Kerajaan Inggris rasis. Mereka juga melayangkan tuduhan serupa kepada media-media massa di Inggris. Meghan Markle dan Pangeran Harry, dalam berbagai kesempatan, mengaku lelah dengan pemberitaan media Inggris selama ini. (lna)

Leave a Reply