JoSS, LONDON – Seorang warga negara Indonesia (WNI) yang pernah menghebohkan dunia karena kejahatan seksual terburuk sepanjang sejarah hukum di Inggris, Reynhard Sinaga dikabarkan telah dipindahkan ke Wakefield, West Yorkshire. Tempat di mana para penjahat yang paling berbahaya ditahan.
Pada Januari lalu, pria WNI berusia 36 tahun ini divonis penjara seumur hidup dengan masa minimum 30 tahun penjara setelah dinyatakan bersalah atas 159 tindak kejahatan seksual, termasuk 136 pemerkosaan terhadap banyak pria. Pria yang sempat menjadi mahasiswa Universitas Manchester ini menyerang korban-korbannya setelah membius mereka dengan minuman yang dicampur obat.
Usai dijatuhi vonis, Reynhard dijebloskan ke penjara Strangeways. Seperti dilansir media lokal Inggris, The Sun, Senin (20/4), Reynhard telah dipindahkan ke penjara Wakefield di West Yorkshire. Penjara yang dijuluki ‘Monster Mansion’ itu dikenal menjadi penjara bagi sejumlah penjahat paling berbahaya di Inggris.
Tidak diketahui pasti alasan pemindahan serta kapan pemindahan itu dilakukan. Seorang sumber yang dikutip The Sun menyebut Reynhard dipindah setelah mulai terlihat nyaman di penjara Strangeways.
“Sinaga menyeringai di sekitar Strangeways dan tampak mulai merasa nyaman. Sekarang dia harus menjaga dirinya sendiri di antara sejumlah penjahat paling terkenal di Inggris,” sebut sumber tersebut.
Setelah dijebloskan ke Strangeways, ibunda Reynhard, Normawati, menuturkan bahwa dirinya beberapa kali mengunjungi anaknya dan di sana, Reynhard meyakinkan kepada ibundanya bahwa dia bisa ‘menjaga dirinya sendiri’ dan ‘tidak ada yang akan memukulinya’.
Baca juga: Baru Bebas Program Asimilasi Covid-19, Residivis LP Nusakambangan Balas Dendam
“Saya baik-baik di sini. Jangan khawatirkan saya — Saya bisa menjaga diri saya sendiri,” ucap Reynhard seperti dituturkan oleh ibundanya. Belum ada komentar resmi dari Kementerian Kehakiman Inggris soal pemindahan Reynhard ini.
Dikutip dari Detik.com, sebelumnya, Universitas Manchester Inggris resmi mencabut dua gelar magister warga negara Indonesia Reynhard Sinaga yang terseret kasus kejahatan seksual di Inggris. Hal itu dibenarkan oleh pihak kedutaan Indonesia di Inggris.
“Benar (dua gelar magister Reynhard dicabut). Saya sudah melakukan cross check atas info ini kepada pihak Universitas Manchester dan mereka sudah memberikan konfirmasi telah mencabut 2 gelar akademik yang telah diraih oleh Reynhard,” kata Fungsi Protokol dan Konsuler Kedubes Indonesia untuk Inggris, Gulfan Afero.
Dua gelar yang Reynhard yang dicabut Universitas Manchester di bidang Planologi dan Sosiologi. Diketahui, Reynhard mendapatkan gelar magister itu di Universitas Manchester.
Gulfan mengatakan kondisi Reynhard saat ini dalam kondisi baik. Menurut Gulfan kepolisian Inggris memberlakukan Reynhard dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku di Inggris.
“Kondisi Reynhard baik-baik saja. Sejauh ini menurut pandangan kami, hak-hak Reynhard sebagai terpidana telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Inggris, itu yang kami pastikan,” tegas Gulfan. (lna)

Leave a Reply