
JoSS, PASURUAN – Pengobat alternatif Ningsih Tinampi kini menjual obat untuk pasien terinfeksi virus corona. Ini bukan yang pertama, wanita di Pasuruan ini membuat heboh media sosial. Sebelumnya bahkan dia mengaku pernah mencicipi virus yang berasal dari Wuhan China ini.
Dalam akun YouTube-nya, Ningsih mengaku obat cair yang dikemas dalam botol dan dijual seharga Rp35 ribu per botol ini, mampu menyembuhkan pasien virus corona.
Obat ini untuk penyembuhan Corona. Di kedokteran banyak yang kenal obat ini. Dengan izin Allah, insyaallah sembuh. Harganya Rp35 ribu per botol,” kata Ningsih dalam video diunggah pada 9 April 2020 dan langsung mendapat ribuan komentar dari netizen.
Ningsih mengaku uang hasil penjualan akan digunakan untuk memperbanyak obat cair dalam kemasan botol tersebut. Sehingga, kata dia, semakin banyak orang bisa mendapatkan obat itu. “Uang itu akan saya pakai beli obat ini lagi sehingga bisa banyak untuk masyarakat lainnya,” katanya.
Warga Desa Karangjati ini menyatakan obat yang dijual mampu menangkal infeksi dan membuat tubuh kebal dari virus ini.
“Ini untuk menanggulangi Corona. Bagi seluruh rakyat Indonesia insyaallah bisa membantu. Ini tidak asing di kedokteran. Ya memang ini obatnya. Siapa saja warga Indonesia yang takut dengan Corona ataupun kena Corona ini obatnya,” ungkap Ningsih.
Terapis supranatural ini pernah membuat kehebohan juga sebelumnya. Dia mengklaim sudah memasukkan virus corona ke dalam tubuhnya.
Baca juga: Duh! Penyebaran Corona di DIY Naik Signifikan, Warga Malah Berkeliaran
“Itu rasanya corona ya, anu, yang saya berusaha coba ya, gimana sih rasanya sakit corona saya pengen tahu, saya rasakan di badan saya itu,” ujar Ningsih di laman YouTube channel miliknya, yang kemudian viral.
Ia mengakui bahwa virus corona yang telah ia coba tersebut membuat badannya tak enak. Ia merasakan gejala awalnya seperti tenggorokan yang kering dan menjalar ke paru-paru lalu ke bagian kepala.
“Tenggorokan seringkali kayak kering rasanya, lidah kering tidak nyaman, terus di tenggorokan ini kayak batuk tapi tidak batuk kayak haus aja,” tuturnya.
“Terus nanti lama-kelamaan ke paru-paru nanti paru-parunya jadi flek, apek-apek sesek, kepala antara pusing dan tidak pusing jadi kayak apa ya, gak enak badan. Pokoknya ciri-cirinya itu, pokoknya sesudah itu sampeyan makan yang sehat,” sambungnya.
Ningsih Tinampi membagikan resep untuk menangkal virus itu. “Jangan jauh dari wudu, salat lima waktu dijalankan dan berdoa kepada Allah SWT, Insyaallah anda terjauh dari Corona,” kata dia.
Untuk pencegahan, Ningsih juga menganjurkan untuk mengonsumsi minuman yang hangat seperti wedang jahe, ginseng dan jus pare agar terhindar dari virus corona. “Anda jangan meremehkan jus pare, siapa saja yang minum jus pare, tak jamin,” katanya.
Ningsih pun berpesan jika masyarakat tidak perlu takut dengan virus corona. “Malaikat tidak keliru mencabut nyawa seseorang,” tukasnya. (lna)

Leave a Reply