Ashanty Idap Penyakit Autoimun, Kenali Gejala dan Penyebabnya

Ashanty | Foto: liputan6.com

JoSS, JAKARTA – Penyanyi Ashanty baru-baru ini memberikan kabar yang cukup mengejutkan. Istri Anang Hermansyah ini mengaku baru saja didiagnosa mengidap penyakit autoimun usai melakukan medical check up bersama Dokter Terawan di RSPAD Gatot Subroto.

Kabar mengejutkan tersebut dia bagikan di media sosial Instagram miliknya. Melalui unggahan foto dan Instagram Story-nya, Ashanty menceritakan bagaimana kaget dan takutnya dia saat pertama kali didiagnosa menderita autoimun.

“Diagnosa awal kaget banget, aku kena ‘auto immune’ sesuatu yangg ngga pernah saya bayangkan, denger nya aja serem. Googling aja tadi ngeri banget,” kata Ashanty seperti dikutip dari Instagramnya.

Dikutip dari Healthline, penyakit autoimun adalah suatu kondisi di mana sistem kekebalan tubuh Anda secara keliru menyerang tubuh Anda sendiri. Jika seharusnya sistem kekebalan tubuh untuk melindungi terhadap kuman seperti bakteri dan virus, autoimun justru membuat antibodi Anda menyerang sel-sel sehat.

Baca juga: Ashanty Diteror Mistis, Dari Kalajengking Nemplok Wajah Sampai Kelabang

Hingga saat ini, belum ada dokter yang dapat memastikan penyebabnya. Namun, sebagian orang lebih rentan mengalami penyakit autoimun karena alasan-alasan tertentu. Salah satunya, gender.

Menurut sebuah studi tahun 2014, wanita lebih banyak menderita penyakit autoimun pada tingkat sekitar 2 banding 1 dibandingkan dengan pria, yakni 6,4 persen pada wanita dan 2,7 persen pada pria. Seringkali penyakit ini bermula pada masa subur seorang wanita, yang rata-rata di usia 15 hingga 44 tahun.

Ada lebih dari 80 penyakit autoimun yang berbeda. Beberapa di antaranya yakni Rheumatoid arthritis (RA), radang sendi psoriatik, Multiple sclerosis, radang usus, hingga Systemic lupus erythematosus (SLE).

Meskipun penyebabnya belum diketahui secara pasti, tapi ada beberapa gejala yang patut diwaspadai. Mulai dari sering kelelahan, otot pegal, bengkak, kemerahan, demam ringan, sulit konsentrasi, mati rasa atau kesemutan pada tangan dan kaki, rambut rontok dan ruam di kulit.

Gejala juga bergantung dengan jenis penyakit autoimun. Misalnya, diabetes tipe 1 menyebabkan rasa haus yang ekstrem, penurunan berat badan, dan kelelahan. Kemudian penyakit radang usus atau Inflammatory bowel disease (IBD) yang gejalanya meliputi sakit perut, kembung, dan diare. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*