
JoSS, JAKARTA – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo memberikan penghargaan kepada Sadiman, (68) tahun asal Dusun Dali, Desa Geneng, Kecamatan Bulukerto, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Pria yang akrab disapa Mbah Sadiman ini sukses menghijaukan perbukitan tandus seorang diri.
Mbah Sadiman menerima penghargaan Reksa Utama Anindha atau “Penjaga bumi yang penuh kebijakan”. Dia dinilai memiliki kontribusi untuk negeri dalam lingkup pelestarian lingkungan dan edukasi serta mitigasi bencana.
Perbukitan tandus itu kini menjadi asri, selain itu, hasil jerih payah Mbah Sadiman yang juga bisa dirasakan oleh warga yaitu sumber mata air alami.
Meski dalam usia senja, semangat mbah Sadiman dalam menanam segala jenis pohon selalu membara. Hal itu sudah dilakoninya sejak 1996 lalu di mana pada saat itu, Sadiman bahkan dianggap gila oleh warga sekitar ketika ia mulai menanam beberapa pohon jenis beringin.
“Dulu saya dianggap gila. Ketika yang lain menanam tanaman pangan, saya malah menanam pohon beringin. Tapi sekarang apa yang saya tanam itu bisa menghasilkan air untuk warga dan udara menjadi sejuk,” tutur Sadiman.
Bukit yang dulu gersang dan selalu mendatangkan musibah seperti banjir bandang, kekeringan hingga kebakaran lahan kini disulap menjadi hijau serta bisa dinikmati siapa saja berkat Mbah Sadiman. Ia berharap bahwa di masa yang akan datang akan muncul ‘Sadiman-Sadiman’ baru yang peduli terhadap lingkungan untuk anak cucu kita semua.
Baca juga: Gaya Hidup Ramah Lingkungan Dorong Permintaan Eskpor Kain Tenun Bali
Doni Monardo mengatakan Mbah Sadiman ini memiliki kontribusi besar untuk negeri ini dalam lingkup pelestarian lingkungan dan edukasi serta mitigasi bencana.
“Kita butuh ribuan orang seperti Mbah Sadiman. Meski usia sudah 68 tahun, beliau ini masih segar bugar dan semangat untuk menanam pohon,” ujar Doni, disela peresmian ruang serbaguna Dr. Sutopo Purwo Nugroho yang berada di lantai 15 Graha BNPB, Jakarta Kamis, (1/8).
Bahkan, lanjutnya alasan kenapa beringin yang Mbah Sadiman tanam, antara lain selain kuat, penyuplai air dan udara, beringin juga dipercaya ada ‘penunggunya’. “Jadi warga tidak berani tebang. Ini unik dan menarik,” tuturnya.
Mbah Sadiman menjadi salah satu dari tiga insan yang dinilai memberikan kontribusi besar untuk Indonesia dalam lingkup pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana.
Dua penerima penghargaan lainnya yakni penghargaan khusus insan media Citra Dharma Bhakti atau “Insan dengan Pengabdian dalam bidang jurnalistik,” diberikan oleh Ahmad Arif, jurnalis media Harian Kompas atas beberapa karyanya yang berhubungan dengan kebencanaan.
Penghargaan terakhir diberikan kepada Sutopo Purwo Nugroho, sebagai sosok pahlawan kemanusiaan yang telah turut membesarkan nama BNPB. (lna)

Leave a Reply