[widget id="text-5"]

4.128 Peserta ISNC Hebohkan Semarang

Internasional Semarang Night Carnival (ISNC) | Foto: facebook humas kota pekalongan

JoSS, SEMARANG – Sebanyak 4.128 peserta tampil di Internasional Semarang Night Carnival (ISNC), Rabu (3/7) malam. Banyaknya peserta membuat perhelatan yang melibatkan peserta dari seluruh kota di Indonesia dan sejumlah negara sahabat ini terlihat megah dan berkelas.

Tak kalah dengan carnival yang ada di luar negeri. Berbeda dengan tahun sebelumnya, yang hanya menampilkan 700 peserta, semarak ISNC ini juga karena bertepatan dengan adanya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) dimana ada 98 wali kota dan rombongannya berkumpul di Semarang.

Puluhan ribu warga yang tak hanya dari kota semarang, tumpah ruah di sepanjang jalur yang dilalui carnival yakni mulai dari Jalan Imam Bonjol, menuju Jalan Kapten Piere Tendean, kemudian ke Jalan Pemuda, kembali dan berakhir di Jalan Imam Bonjol.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menuturkan gelaran Semarang Night Carnival tahun ini merupakan event ke-9. Dia menjelaskan, dalam tiga tahun terakhir, Semarang Night Carnival selalu mendapatkan label internasional lantaran tidak hanya diikuti oleh peserta dari lokal saja namun beberapa negara lain.

Baca juga: Hendi Tambah Desa Wisata di Semarang

“Tahun ini, pertunjukan internasional ini juga diikuti oleh peserta dari Tiongkok, Thailand, Belanda, dan Australia. Selain itu, saya lihat masyarakat Semarang sangat bergembira dan menikmati SNC tahun ini,” kata Hendi.

Dikatakan Hendi, gelaran SNC tahun ini sangat spesial. Pasalnya, SNC 2019 diikuti oleh perwakilan dari 98 kota yang tergabung dalam Apeksi.

Sementara itu, Ketua Dewan Apeksi, Airin Rahmi Diany, mengatakan acara ini bukan hanya tontonan namun menjadi sebuah tuntunan bahwa Indonesia memiliki budaya yang sangat beragam.

Menurutnya, Indonesia merupakan negara besar dengan berbagai budaya yang beragam. Semoga dengan beragamnya budaya mempererat persatuan bangsa.

“Ini adalah budaya yang luar biasa yang bisa. Ini juga sebagian ajang untuk bertukar pikiran serta mengetahui berbagai kebudayaan dari daerah lain,” katanya.  (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


[widget id="text-3"]