JoSS, JAKARTA – Akhir-akhir ini penyakit demam berdarah dengue (DBD) muncul di berbagai daerah dan membuat was-was masyarakat luas. Gejala khas DBD yakni demam tinggi sekitar 39 derajat Celsius serta muncul bintik merah. Namun, bisa saja seseorang terkena DBD dengan demam yang tidak terlalu tinggi.
“Tapi kadang-kadang gejalanya tidak khas. Belum sampai muncul bintik-bintik merah atau demam hanya sedikit-sedikit itu kadang-kadang sudah demam berdarah,” kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan RI, dr Siti Nadia Tarmizi.
Dokter spesialis penyakit dalam RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, Ari Fahrial Syam, pun menyampaikan bahwa gejala klinis demam berdarah cukup bervariasi. Demam yang timbul bisa secara terus-menerus, bisa naik turun dan bisa hanya 1-2 hari saja.
“Oleh karena adanya demam yang mendadak, perlu diwaspadai kemungkinan penyakit demam berdarah sebagai penyebabnya,” kata Ari.
Selain demam tinggi yang mendadak, Ari menyampaikan bahwa pasien kadang kala juga merasakan gangguan pada pencernaan berupa nyeri di ulu hati, mual bahkan muntah, nyeri perut serta susah buang air besar. Ada juga pasien DBD yang mengalami diare yakni sekitar 5-6 persen.
Selain demam, gejala lain yang dikeluhkan pasien DBD adalah mual dan pusing.
Dirilis Hellosehat.com, tidak ada salahnya untuk Anda mencoba beberapa obat alami ataupun herbal untuk mempercepat proses penyembuhan DBD.
Baca juga: Dinkes Sragen Umumkan KLB DB
1. Jus jambu biji
Buah jambu biji memiliki trombinol yang mampu merangsang trombopoietin lebih aktif, sehingga dapat memicu pembentukan keping darah baru.
2. Angkak
Angkak adalah salah satu jenis beras merah dari Tiongkok yang difermentasi dengan ragi Monascus purpureus. Sebuah penelitian dari IPB tahun 2012 menunjukkan bahwa pemberian kapsul angkak dapat meningkatkan trombosit pada tikus putih yang dibuat trombositopenia (kadar trombosit dalam darah yang rendah).
3. Echinacea
Echinacea merupakan salah satu jenis tanaman herbal yang umumnya digunakan untuk mengobati demam dan flu pada masyarakat Amerika bagian Utara.
4. Daun pepaya
50 gram daun papaya ditumbuk daun hingga halus, namun jangan sampai menjadi bubuk. Campurkan air dan peras air tumbukan daun papaya, minum air daun pepaya sebanyak 3 kali dalam sehari.
5. Makan buah atau sayuran yang kaya akan kandungan vitamin C
Vitamin C membantu dalam perbaikan, pertumbuhan dan perkembangan jaringan sel tubuh.
Anda bisa mengonsumi buah seperti jambu, lemon, jeruk, pepaya, stroberi, kiwi dan mangga untuk membantu proses penyembuhan DBD. (Wiek/lna)

Leave a Reply