Puncak Tahun Baru di ‘Bridge Fountain’ BKB, Pengalihan Arus Disiapkan

tahun baru
Bridge Fountain' atau air mancur Jembatan BKB Semarang | Foto: instagram

JoSS, SEMARANG – Puncak perayaan pergantian malam tahun baru 2019 di Semarang akan dipusatkan di Banjir Kanal Barat (BKB), seiring dengan peresmian ‘Bridge Fountain’ atau air mancur Jembatan BKB.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi menegaskan nantinya di kawasan BKB akan dibuatkan dua panggung yakni di Jalan Madukoro, dan panggung kedua di Jalan Basudewo. Kedua panggung tersebutakan menampilkan berbagai hiburan untuk masyarakat Kota Semarang.

“Tahun-tahun sebelumnya terpusat di Kawasan Simpang Lima, kali ini kita tarik sebagian untuk dapat menikmati perayaan tahun baru di banjir kanal barat,” katanya kepada JoSS.co.id di Semarang, Rabu (26/12).

Selain itu, Hendi juga menghimbau kepada masyarakat yang ingin menyaksikan Bridge Fountain di jembatan BKB, untuk tidak menonton dari atas jembatan.

“Air mancur itu tidak bisa dinikmati dari atas jembatan, ini harus dimengerti oleh masyarakat yang ingin menonton pertunjukan itu. Jadi kalau saya cermati dan evaluasi, banyak masyarakat yang berhenti di jembatan itu keliru. lebih tepatnya adalah masyarakat bisa nonton dari Basudewo, Pusponjolo, Madukoro, atau dari Kokrosono,” ungkapnya.

Terkait keamanan, pihaknya saat ini sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan baik TNI maupun Polri. Dan jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mengatur penataan parkir di kawasan BKB.

“Sudah kita koordinasikan dengan Dishub, TNI dan Polri untuk pengamanan dan pengaturan kantung parkir. Harapanya perayaan pergantian Tahun BAru 2019 nanti dapat berjalan dengan lancar dan aman,” imbuhnya.

Baca juga: Pecah Rekor, Lawang Sewu Tembus 1 Juta Wisatawan

Di sisi lain, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji menegaskan akan menerjunkan 1.635 personil untuk pengamanan Perayaan Tahun Baru 2019 yang akan disebar di beberapa titik di Kota Semarang.

“Kita sebar 1.635 personil, baik yang bergerak maupun yang berjaga di pos. Yang bergerak kita fokuskan lingkar luar di titik-titik sepi seperti di Meteseh, Tembalang, Gunung Pati,” terangnya.

Dijelaskan, pihaknya berkomitmen meningkatkan kewaspadaan dalam penjagaan perayaan Malam Tahun Baru 2019. Khususnya terhadap kemungkinan adanya ancaman dari kelompok teror.

Selain itu, lanjut dia, beberapa wilayah yang jadi prioritas pengamanan saat tahun baru, yaitu di Taman Tabanas Gombel, Simpanglima, Pantai Marina, Banjirkanal Barat, Waduk Jatibarang, dan Taman Indonesia Kaya.

“Yang bergerak akan menyisir beberapa wilayah rawan, termasuk ancaman teror,” ujarnya.

Menurut Abioso, pihaknya tak akan segan-segan menindak jika ada ancaman terorisme di wilayahnya.

Selain itu, untuk melancarkan arus lalulintas pada saat perayaan Tahun Baru 2019 mendatang, pihaknya juga akan melakukan beberapa rekayasa arus lalulintas.

“Ada pengalihan arus. Penutupan arus yang diawali dari Jalan Siranda kebawah perempatan Polda, dari atas kita buang ke Jalan Veteran dengan ke Jalan Sriwijaya. Sementara dari Jalan Ahmad Yani yang akan menuju ke Simpang Lima akan kita lakukan penutupan. Begitu juga di Jalan Pandanaran Thamrin yang menuju ke Simpang Lima akan kita alihkan,” katanya. (gus/lna) 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*