Uji Kelayakan Tol Batang-Pemalang Dilaksanakan Oktober

uji kelayakan
Ilustrasi jalan tol | Foto : instagram putra_n_arifin

JoSS, PEKALONGAN – Ruas tol Pemalang-Batang bakal dilakukan uji kelayakan pada Oktober mendatang menyusul progress pembangunan jalan bebas hambatan sepanjang 39,2 kilo meter tersebut yang telah mencapai 90%.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro mengatakan bahwa saat ini tol sudah memasuki tahap pelapisan, baik pengaspalan maupun pengecoran.

Dengan perkembangan tersebut pihaknya menargetkan bahwa Tol Pemalang-Batang bisa difungsikan penuh akhir 2018 ini.

“Tapi berdasarkan informasi yang kami peroleh dari pelaksana proyek, tol tersebut bisa diuji kelayakannya Oktober nanti,” katanya seperti dikutip dari Antara, Kamis (23/8).

Menurut Wahyu, wilayah Kabupaten Pekalongan direncanakan ada exit (pintu keluar) tol di Kecamatan Bojong. Posisi terkini, sebut dia, sedang pembahasan penunjukan pengelola.

Jalan Tol Pemalang-Batang membentang sepanjang 39,2 kilometer dan menghubungkan daerah Pemalang dengan Batang. Wahyu mengatakan jalan tol ini merupakan bagian dari pembangunan Tol Trans Jawa yang akan menghubungkan Merak, Banten hingga Banyuwangi, Jawa Timur.

Pimpinan Proyek PT Waskita Karya Pemalang Batang Tol Road Aminudin mengatakan progres konstruksi Tol Pemalang-Batang mulai dari Desa Sewaka, Kabupaten Pemalang hingga Desa Pasekaran, Kabupaten Batang sudah mencapai sekitar 90 persen .

“Proses pengerjaan konstruksi Jalan Tol Pemalang-Batang kini sudah mendekati tahap akhir (finishing) sehingga pada akhir November mendatang bisa selesai secara keseluruhan,” katanya.

Sementara itu Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengatakan bahwa agar pembangunan tol tersebut lancar, pihaknya akan selalu membantu pelaksanaan proyek tersebut.

“Kami terus berkoordinasi dengan Pemalang Batang Toll Road (PBTR) agar proyek tersebut bisa berjalan cepat,” katanya.

Baca juga : Karawang dan Kudus Jadi Pusat Percontohan Infrastruktur Digital

Menurut Pimpinan Proyek (Pimpro) PT Pemalang Batang Tol Road (PBTR), Aminudin, mengatakan saat ini, paket IV sudah mulai menyelesaikan akses jalan. Untuk masuk ke salah satu ruas tol Trans Jawa tersebut, masih ada yang belum diperkeras hingga 40 persen di paket III dari Cibiyuk, Kabupaten Pemalang- Pekajangan, Kabupaten Pekalongan.

“Itu sifatnya spot-spot atau titik-titik tertentu saja,” kata Aminudin.

Sedangkan untuk proses pengerasan jalan, dari Sewaka – Sitemu, Kabupaten Pemalang, menggunakan rigid. Dari Sitemu – Pekajangan, Kabupaten Pekalongan, menggunakan fleksibel atau aspal. Sementara dari Pekajangan – Pasekaran, Kabupaten Batang, menggunakan rigid.

Sementara itu, pekerjaan paket II konstruksi Tol Trans Jawa ruas Sewaka-Gandulan di Kabupaten Pemalang sudah selesai, 100 persen. Dengan selesainya pengerjaan ini, tol sebenarnya bisa dioperasikan September 2018.

Berbagai fasilitas pendukung telah siap, termasuk sejumlah rambu telah terpasang. Gerbang tol bahkan sudah uji layak operasi.

Menurut Pimpinan Proyek (Pimpro) PT Pemalang Batang Tol Road (PBTR), Aminudin, didampingi Humas PT Waskita Karya Pemalang Batang Tol Road (PBTR) Paket IV, Misbachul Huda, operasional menunggu jadwal peresmian oleh Presiden Joko Widodo dari Brebes Exit (Brexit) ke Gandulan.

“Saat ini proses konstruksi tol sedang terus dikerjakan. Kami berharap, Tol Trans Jawa ruas Pemalang-Batang, di bulan November sudah rampung total. Direncanakan jalur tol nantinya sudah bisa dilalui kendaraan pada Desember 2018, yaitu saat perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019,” kata Aminudin. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*