Makin Lengket Dengan Gerindra SBY Tak Persoalkan Cawapres

partai demokrat
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subiyanto bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Komandan Satuan Tugas Bersama Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono | Foto : instagram faizi_agam_Blod

JoSS, JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengaku tidak terlalu mempersoalkan posisi cawapres meskipun keinginan partai mengusung Komandan Satuan Tugas Bersama Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono sebagai bakal calon wakil presiden.

Hal itu dikungkapkannya usai menerima kunjungan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subiyanto di kediamannya, di bilangan Kuningan Jakarta Selatan. Pascapertemuan keduanya terlihat makin lengket, meski demikian SBY mengungkapkan soal cawapres bukanlah harga mati.

“Tentu setiap partai politik menginginkan kadernya diusung sebagai capres dan cawapres. Tapi cawapres bukan harga mati. Yang penting pasangan tepat yang baik dan bisa mengubah Indonesia ke arah yang lebih baik,” katanya, seperti dikutip dari Kabar24, Selasa (24/7).

SBY menampik bahwa partai berlambang mercy ini kukuh mengusung AHY sebagai cawapres Prabowo. Pada pertemuan empat mata antara kedua ketum, SBY mengaku membahas masalah pemilihan presiden. Tetapi tidak ada sekalipun pembicaraan terkait cawapres meskipun kedatangan Prabowo sebagai bakal capres.

Prabowo menjelaskan kriteria pasangan yang cocok dengannya maju di pilpres 2019 adalah seseorang yang pandai berkomunikasi. Apalagi kata Prabowo orang tersebut memiliki hubungan yang baik dengan generasi muda karena menurutnya pemilih mayoritas berusia di bawah 40 tahun.

Baca juga : Ganjar-Yasin Paslon Terpilih Pilgub Jateng 2018

“Kalau ada umpama dalam pertemuan selanjutnya nama AHY muncul, saya harus katakan, why not? Yang penting niat beliau dan saya mencari solusi terbaik,” terangnya.

Langkah Partai Gerindra merangkul Partai Demokrat menjadi satu koalisi di pemilihan presiden 2019 semakin dekat.SBY mengatakan keputusan ini diambil karena kedua partai tersebut memiliki pandangan, visi, dan misi yang jelas.

“Kami membahas kemungkinan membangun koalisi Partai Gerindra dan Demokrat bersama partai lain,” katanya.

Kedua partai, lanjut dia memiliki komitmen bersama untuk membuat pemilu 2019 nanti berlangsung damai, jujur, dan adil. Faktor kedua adalah mereka satu pikiran setelah melakukan diskusi soal perkembangan situasi nasional, terutama masalah yang dihadai masyarakat Indonesia.

Alasan-alasan tersebut yang membuat SBY yakin koalisi bakal semakin terwujud.

Pertemuan pertama ini jelas SBY merupakan yang pertama sejak terakhir kali bertemu di Cikeas terkait isu ambang batas presiden.

Nantinya akan dibentuk tim kecil di masing-masing partai untuk membahas kelanjutan diskusi lebih teknis. (lna)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*