Serahkan Arsip Sejarah Keraton Surakarta, Festival Literasi Cilacap 2026 Resmi Dibuka

Keraton Surakarta menyerahkan arsip langka Ngupadi Sekar Wijayakusuma di Festival Literasi Cilacap 2026.
Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya (kiri) menerima penyerahan arsip Ngupadi Sekar Wijayakusuma dari Keraton Surakarta Hadiningrat dalam pembukaan Festival Literasi Cilacap 2026, Sabtu (17/10/2026). (Foto: Pemkab Cilacap)

CILACAP, JOSS.CO.ID — Pembukaan Festival Literasi Cilacap 2026 pada Sabtu (17/10/2026) diwarnai momen bersejarah. Arsip kuno Ngupadi Sekar Wijayakusuma dari Keraton Surakarta Hadiningrat secara resmi diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap.

Penyerahan dokumen autentik oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cilacap ini diharapkan menjadi sumber pengetahuan penting mengenai akar sejarah dan identitas budaya daerah.

Plt Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, menekankan pentingnya kemampuan literasi di era digital. Menurutnya, generasi muda tidak boleh sekadar menjadi konsumen informasi, melainkan harus mampu memproduksi pengetahuan dan menyebarkan gagasan yang bermanfaat.

Ia juga menyoroti pentingnya modernisasi layanan perpustakaan, termasuk penyediaan akses bahan bacaan digital.

“Indeks Penggunaan Literasi Masyarakat (IPLM) dan tingkat kegemaran membaca Cilacap masih rendah. Sehingga perlu perhatian bersama untuk meningkatkan minat baca dan memperluas ketersediaan bahan bacaan yang berkualitas. Kalau bisa perpustakaan tidak hanya menyediakan buku, tapi juga bisa menyediakan literasi online”, kata Ammy.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cilacap, Ahmad Fauzi, menjelaskan bahwa ajang ini dirancang bukan sekadar pameran buku, melainkan wadah kreativitas sekaligus pelestarian tradisi lokal.

“Festival ini tidak hanya untuk meningkatkan minat baca, tetapi juga mendorong kreativitas masyarakat dan melestarikan seni serta budaya lokal Cilacap,” kata Fauzi.

Berlangsung hingga Senin (19/10/2026), festival ini menghadirkan 55 stan yang didukung oleh lebih dari enam sponsor dan mitra. Panitia menargetkan sebanyak 9.000 pengunjung selama tiga hari penyelenggaraan.

Berbagai kegiatan menarik turut memeriahkan acara, antara lain:

  • Pameran koleksi perpustakaan & penyerahan arsip sejarah
  • Bedah buku & talkshow interaktif
  • Sosialisasi & cooking class
  • Perlombaan, pentas seni, dan pembagian suvenir

Mengenai penyerahan arsip Ngupadi Sekar Wijayakusuma, Fauzi menegaskan keberadaan dokumen autentik sangat vital bagi rekam jejak daerah.

“Melalui arsip yang autentik dan terpercaya, kita ingin mengungkap memori kolektif serta identitas sejarah Cilacap agar bisa dipelajari dan dimanfaatkan masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga: Apresiasi Kepatuhan Wajib Pajak, Pemkab Cilacap Gelar Gebyar Doorprize PBB-P2 2026 dan Bagikan Puluhan Motor

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*