Singapura Keluarkan Peringatan Perjalanan Ke Daerah Konflik, Sejumlah Negara Batalkan Penerbangan ke Tel Aviv

Perjalanan Singapura
Ilustrasi (Foto: gece33/Getty Images Signature)

JoSS, SINGAPURA – Kementerian Luar Negeri Singapura telah mengeluarkan peringatan perjalanan yang menyarankan warga Singapura untuk menghindari semua perjalanan ke wilayah yang terdampak konflik, termasuk Jalur Gaza, Tepi Barat, perbatasan Israel dengan Jalur Gaza, Lebanon, dan Suriah.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Minggu, 8 Oktober, Kementerian Luar Negeri Singapura juga menyarankan agar warga Singapura yang bepergian atau tinggal di Israel dan Palestina untuk tetap waspada.

“Warga Singapura juga disarankan untuk menghindari semua perjalanan yang tidak penting ke Israel mengingat konflik yang sedang berlangsung,” kata Kementerian Luar Negeri Singapura dalam sebuah pernyataan, Minggu (8/10/2023), seperti dikutip  dari Bernama.

Mereka diingatkan untuk memantau perkembangan lokal dengan cermat dan menghindari daerah yang sering terjadi gangguan publik atau tempat berkumpulnya banyak orang.

Baca Juga: Kualitas Udara di 19 Wilayah Tidak Sehat, Malaysia Minta Respons Indonesia

Kementerian Luar Negeri Singapura juga menekankan pentingnya mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan untuk keselamatan pribadi, termasuk membeli asuransi perjalanan dan kesehatan yang komprehensif.

Beberapa maskapai penerbangan internasional juga telah merespons situasi ini dengan menangguhkan layanan penerbangan ke dan dari Tel Aviv. Serangan militan Hamas terhadap Israel baru-baru ini telah memicu ketegangan dan menyebabkan perusahaan penerbangan mengambil langkah ini.

Maskapai penerbangan seperti United Airlines, Delta Air Lines, American Airlines, Air France, Hainan Airlines, Cathay Pacific, dan Korean Air mengumumkan penangguhan atau pembatalan penerbangan ke Tel Aviv dalam beberapa hari terakhir.

Serangan terbaru dari pejuang Gaza, yang menewaskan warga Israel dan menculik sejumlah orang, telah memicu respons keras dari Israel. Ini merupakan serangan paling mematikan yang terjadi dalam beberapa dekade terakhir dan telah menciptakan ketidakpastian di kawasan tersebut.

Kementerian Luar Negeri Singapura mengingatkan warga Singapura agar tetap mematuhi peringatan perjalanan ini dan selalu memantau perkembangan situasi di wilayah tersebut. Keselamatan warga negara adalah prioritas utama, dan semua langkah pencegahan harus diambil untuk melindungi diri mereka sendiri saat berada di luar negeri dalam situasi yang tidak stabil. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*