JoSS, JAKARTA – Juru Bicara PT Bio Farma (Persero) Bambang Heriyanto mengimbau kepada penyedia layanan kesehatan untuk menunggu pengumuman resmi pemerintah terkait petunjuk teknis pelaksanaan pemesanan pre-order Vaksinasi Covid-19 jalur mandiri.
Hal ini merespons tingginya inisiatif dan kebutuhan informasi awal untuk masyarakat yang berminat vaksinasi. Selain itu juga guna menjawab merebaknya iklan atau promo mengenai pre-order Vaksinasi Covid-19 jalur mandiri yang beredar di sosial media dari beberapa fasilitas kesehatan di Bandung.
Sementara itu beberapa rumah sakit sudah melakukan pembukaan pendaftaran vaksin Covid-19 mandiri dan dibanderol Rp450.000.
“Untuk keterangan lebih lanjut, silakan untuk menghubungi email resmi Bio Farma, [email protected],” kata Bambang, seperti dilansir darai Tempo.co.
Bio Farma, kata Bambang, saat ini masih mengembangkan sistem yang akan digunakan untuk pemesanan pre-order vaksinasi Covid-19 khususnya untuk jalur mandiri. “Dan hingga saat ini belum ada ketentuan maupun pengaturan teknis dari pemerintah terkait hal tersebut.”
Dan yang lebih penting lagi soal vaksinasi Covid-19 tersebut, menurut Bambang, pelaksanaannya tetap harus menunggu izin penggunaan dari BPOM.
Baca juga: Sabar, Vaksin Covid-19 Yang Baru Tiba di Indonesia Bukan Untuk Peserta Mandiri
Bambang menjelaskan, Bio Farma hingga saat belum melaksanakan sistem pelayanan pre order untuk Vaksinasi Covid-19 jalur mandiri dalam bentuk apa pun. Hal ini termasuk untuk keperluan fasilitas kesehatan maupun untuk perorangan.
Sebelumnya diberitakan kedatangan Vaksin Covid-19 tahap pertama sejumlah 1,2 juta dosis dari Sinovac pada 6 Desember 2020 yang lalu, telah menyita perhatian publik. Saat ini, selagi proses evaluasi izin penggunaan dari Badan POM berjalan, pemerintah sedang mempersiapkan pelaksanaan Vaksinasi Covid-19.
Soal penyediaan layanan Vaksinasi Covid-19 seperti Rumah Sakit Klinik dan Fasilitas Kesehatan lainnya, menurut Bambang, masih dilakukan proses pendaftaran dan verifikasi, untuk jalur mandiri. Pendaftaran dan verifikasi itu dilakukan melalui asosiasi-asosiasi resmi.
Dilansir dari CNNIndonesia, beberapa Rumah Sakit mulai membuka pendaftaran vaksinasi covid-19, seperti Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia (RS UII), Yogyakarta; dan Rumah Sakit Primaya, Tangerang, Banten.
Saat dikonfirmasi ke nomor call center pihak RS UII, petugas menyebut vaksin akan berkisar di harga Rp450 ribu per orang. Pasien pun bisa memilih setidaknya dua merek vaksin, yakni Sinovac dan Moderna.
Pasien yang mendaftarkan diri terlebih dahulu akan diprioritaskan ketika vaksinasi siap dilakukan. Vaksinasi dilakukan oleh dokter dan kesehatan pasien akan diperiksa terlebih dahulu. (lna)

Leave a Reply