Meracau Saat Kampanye Maju Pilpres AS, Rapper Kanye West Ternyata Alami Gangguan Mental

Kanye West | Foto: ew.com

JoSS, AMERIKA SERIKAT – Baru-baru ini Rapper Kanye West menyatakan dirinya maju dalam pemilihan Presiden Amerika Serikat. Saat berkampanye, suami dari Kim Kardashian ini dinilai bicara ngelantur yang tidak sesuai konteks bahkan membahas rencana aborsi yang dilakukannya bersama sang istri.

Di lain hari, Kanye West menyatakan mundur dari pencalonannya sebagai Presiden AS, serta berkicau di Twitter bahwa istrinya dan Kris Jenner mengurung dirinya setelah aksi kampanye debut beberapa hari lalu.

Seorang sumber mengatakan kepada ET bahwa kicauan Kanye West di Twitter telah menyakiti perasaan Kim. Menurut si sumber, Kim hanya berusaha melakukan yang terbaik bagi suami dan keluarganya.

“Kim telah mencoba mencari bantuan buat Kanye dalam kondisinya baru-baru ini, namun Kanye menolaknya,” kata si sumber. “Kim benar-benar merasa hancur saat ini,”

“Kim selalu terbuka kepada publik tentang apa pun dalam hidupnya, namun dengan Kanye dan bipolarnya, Kim selalu menghormati untuk tetap membuat hal itu privat dan hanya diketahui oleh keluarga,”

Sebelumnya, melalui serangkaian kicauan di Twitter pada Senin (20/7) yang kini sudah dihapus, rapper tersebut juga mengklaim bahwa Kim dan Kris membawa dokter untuk memeriksa dirinya.

Baca juga: Kanye West Batal Mencalonkan Diri Jadi Capres AS, Ada Apa?

West kemudian menyebut bahwa film Get Out garapan sutradara Jordan Peele merupakan tentang dirinya. Dia juga mengatakan bahwa ia terkurung seperti Nelson Mandela.

“Semua orang tahu film Get Out adalah tentang diriku. Jika saya terkurung seperti Mandela, kalian semua tahu mengapa,” kata West.

Kini, sumber ET mengatakan kicauan Kanye West tersebut telah membuat istrinya sendiri sakit hati.

“Kanye berkicau tentang keluarganya dan menggambarkan perempuan itu tengah mencoba mengurungnya telah membuat Kim kesal karena itu bukan niatnya yang sesungguhnya dan dia hanya menginginkan yang terbaik untuk suaminya,” kata si sumber, seperti dikutip dari CNNIndonesia.

Kekesalan Kim Kardashian sudah dimulai ketika Kanye West melakukan wawancara dengan Forbes pada awal Juli.

Kala itu, Kanye West banyak bicara bahkan menghasilkan sejumlah pengakuan kontroversial, mulai dari soal aborsi, vaksin, kena Covid-19, hingga menggunakan rujukan Wakanda bila ia menang pemilu presiden AS.

Kekhawatiran Kim atas kondisi kesehatan mental Kanye rupanya belum berakhir. Kanye West benar-benar membuat kampanye untuk menjadi presiden Amerika Serikat pada akhir pekan lalu.

Hasilnya, Kanye West lebih meracau lagi dalam kampanye itu. Variety bahkan menyebut kampanye West bertele-tele dan ‘ngalor-ngidul’, bahkan menyinggung ide aborsi yang sempat akan dilakukan ia dan Kim Kardashian.

Sementara itu, setelah Kanye West berada dalam ‘penguncian’, ia mengaku akan fokus pada musik. Bahkan menyebut album terbarunya, Donda, akan segera rilis tanpa menyebut kepastian nasib pencalonannya menjadi presiden Amerika Serikat. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*