Ingin Pensiun Berpolitik, Purnomo Tegaskan Tak Mau Jadi Bagian Tim Pemenangan Gibran-Teguh

Achmad Purnomo | Foto: detik.com

JoSS, SOLO – Achmad Purnomo menyatakan menarik kesediaannya untuk menjadi bagian dari tim pemenangan Gibran-Teguh dalam Pilkada Solo 9 September mendatang. Dia juga menyatakan keinginannya pensiun dari panggung politik setelah masa jabatannya sebagai Wakil Wali Kota Solo habis.

Purnomo ingin memanfaatkan waktunya lebih banyak untuk keluarga dan masyarakat. Apalagi saat ini dia diharuskan menjalani isolasi mandiri 10 hari karena dinyatakan positif Covid-19. Proses isolasi mandiri dia mulai Kamis (23/7/2020) sore.

“Saya berpikir lebih baik istirahat total sebagai Wawali. Saya selesaikan tugas sampai Februari 2021. Setelah itu saya kembali ke keluarga, pengajian dan kegiatan sosial,” katanya, seperti dikutip dari Solopos.com, Minggu (26/7/2020).

Dia menyatakan keputusannya itu untuk tidak menjadi bagian dari tim pemenangan Gibran-Teguh, dalam Pilkada 2020 itu telah sampaikan melalui pesan Whatsapp (WA) kepada Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo dan Ketua Pemenangan Pemilu, Putut Gunawan.

Baca juga: 100 Lebih Pegawai RSUD dr Moewardi Positif Covid-19, Penerapan Protokol Kesehatan Diperketat

“Iya benar [tidak mau jadi tim pemenangan Gibran-Teguh]. Saya WA secara resmi tidak mau dicantumkan sebagai penasihat atau sebagai apa pun, saya ndak mau,” ujar Purnomo.

Dia mengakui sempat bersedia dimasukkan dalam Tim Pemenangan Gibran-Teguh di Pilkada tahun ini. Tapi kini dia menarik kembali kesediaan itu. “Lah ya, ini tak ralat. Kan semua berkembang, saya ndak mau,” aku dia.

Dia juga menyebut belum ada tawaran menarik yang mendorongnya mengikuti pilkada Solo 2020. Jadi, dia belum berpikir untuk meramaikan bursa cawali-cawawali dari non-PDIP.

“Sampai sekarang belum berpikir. Ndak ada. Sampai sekarang belum ada. Ndak tahu nanti kalau ada penawaraan, dan penawarannya saya anggap bagus ya bisa saja berubah pikiran ta dik. PKS nawari, tapi hanya lima kursi,” jelasnya.

Ihwal statusnya sebagai kader PDIP, Purnomo mengaku tidak akan ada yang berubah. Tapi dia tidak akan lagi aktif dalam kegiatan politik. “Anggota parpol tetap, sebagai kader PDIP. Tapi saya tidak akan lagi aktif,” imbuh dia. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*