

Di masa kini, kita nyaris tak bisa menghindarkan diri untuk tidak menyentuh media atau barang-barang seperti tombol lift, tuts angka di mesin EDC (electronic data capture), tombol mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri), handrails (pegangan tangga jalan) dan lainnya. Beragam media itu, sudah menjadi bagian dari kegiatan kita sehari-hari. Masalahnya, di era pandemik penyebaran virus corona yang terjadi sekarang ini, media-media tersebut merupakan titik yang bisa menjadi alat penyebaran virus.
Masih ada alat lain seperti kran air di tempat umum, handle pintu di ruang-ruang perkantoran, bahkan tidak tertutup kemungkinan handle toilet di kamar mandi umum. Meski begitu banyak titik-titik risiko, tentu kita tidak boleh menjadi paranoid, cemas, dan khawatir. Karena kecemasan, kekhawatiran dan paranioa bisa membuat kita menjadi rentan sehingga tubuh kita kekurangan imunitas atau kekebalan.
Cara paling ampuh untuk mengatasi terpapar virus nya adalah segera cuci tangan dengan sabun atau gunakan hand sanitizer. Akan tetapi jika belum dapat mencuci tangan, selama jeda waktu selalu ingat untuk menghindari menggunakan tangan untuk menyentuh wajah apalagi mata, hidung atau mulut.
Selain itu jangan lupa pula: sesegera mungkin bersihkan handphone dengan sanitizer.
Mengutip The Conversation, sebuah portal yang menyatakan diri sebagai sumber berita dan analisis yang independen dari akademisi dan komunitas peneliti yang bermarkas di kampus di Carlton, Melbourne Australia, diperoleh gambaran bahwa virus corona dapat bertahan selama 72 jam di permukaan keras seperti gelas, bagian atas counter kasir, plastik dan stainless steel; bisa hidup 24 jam di cardboard seperti karton pembungkus makanan.
Lembaga kesehatan internasional, World Health Organization (WHO), menyatakan bahwa virus corona menular melalui orang yang telah terinfeksi virus corona. Penyakit dapat dengan mudah menyebar melalui tetesan kecil dari hidung atau mulut ketika seseorang yang terinfeksi virus ini bersin atau batuk atau yang banyak disebut sebagai droplets.
Droplets itu kemudian mendarat di sebuah benda atau permukaan yang lalu disentuh dan orang sehat tersebut menyentuh mata, hidung atau mulut mereka maka terjadilah infeksi ke orang baru. Karena itulah, selain kebersihan, menjaga jarak fisik dianjurkan untuk diterapkan sebagai salah satu cara mencegah penyebaran virus corona.
Dengan begitu, meningkatkan kebiasaan bersih saat ini, serta menjaga kebersihan lingkungan, merupakan langkah yang penting. Kimberly Nicholas peneliti dari Universitas Lund, sebagaimana dikutip bbc.com (26/3/2020) mengatakan bahwa intervensi lebih efektif dilakukan saat terjadi perubahan. Penelitian yang dipimpin oleh Corrine Moser dari Universitas Zurich pada 2018 menyimpulkan bahwa ketika orang dilarang mengemudikan mobil dan hanya diberi akses terhadap sepeda, maka pada saat kesempatan mengemudi dibuka kembali mereka tetap lebih sedikit menggunakan kendaraan bermotor dibandingkan sebelumnya.
Belakangan kita banyak mendengar mengenai desinfektan, apakah desinfektasi sama dengan membersihkan? Desinfektasi adalah penggunaan bahan kimia untuk membunuh kuman dari permukaan benda. Sedangkan membersihkan adalah membuang bahan organik seperti kuman dan kotoran dari permukaan. Sebaiknya menggunakan desinfektan didahului dengan membersihkan permukaan dahulu karena keberadaan bahan organik dapat menghalangi atau mengurangi kemampuan desinfektan membunuh kuman.
Supaya aman, benda-benda yang sering dipakai orang secara bergantian, selayaknya dibersihkan dan disemprot disinfektan setiap periode tertentu, Lebih baik jika setiap pergantian pemakai, dilakukan pembersihan.
Untuk meningkatkan kebersihan lingkungan di dalam tempat tinggal, gunakan lap dan beberapa bahan kimia yang dinyatakan layak, jangan lupa langsung cuci lap dan jemur sampai kering apabila ingin digunakan kembali. Selalu gunakan sabun yang cukup untuk mencuci peralatan makan dan dapur serta pakaian.
Kita tidak tahu kapan ancaman pandemik Covid-19 akan berakhir. Ada yang menyebut Juli, ada yang khawatir sampai Agustus masih terjadi. Tidak perlu berdebat kapan berakhir ancamannya, yang harus dilakukan adalah meningkatkan daya tahan tubuh, dan menjaga agar beragam media yang banyak dipakai orang tetap dalam kondisi bersih. Itu lebih penting daripada berdebat tentang hal yang kita sama-sama tidak tahu. (awo-bersambung)

Leave a Reply