
JoSS, SOLO – Nama baru muncul dalam konstelasi politik Pemilihan Kepala Daerah di Solo. Adalah B.R.A. Putri Woelan Sari Dewi, putri pertama Mahamenteri Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat K.G.P.H.P.A Tedjowulan, yang ingin mendampingi bacalon walikota Solo.
Putri mengaku telah mendaftarkan diri melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai bakal calon (Bacalon) wakil walikota Solo. Kehadirannya makin menghangatkan situasi politik di kota kelahiran Presiden Jokowi itu.
Ibu dua anak ini berharap bisa mendampingi calon walikota dari angkatan muda. Seperti diketahui, putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka kini tengah menunggu rekomendasi dari DPP PDIP untuk maju sebagai calon walikota Solo.
“Insya Allah saya ada niatan bersama-sama masyarakat Solo agar kota ini bisa jauh lebih baik. Kita bisa lihat kondisi Solo saat ini ada yang masih perlu lompatan-lompatan,” katanya seperti dilansir dari Solopos.com, belum lama ini.
Perempuan kelahiran 2 Februari 1983 itu mengaku sudah mendaftar sebagai cawawali Solo melalui DPP PDIP. Putri juga sudah melobi petinggi DPP PDIP agar bisa mendapatkan rekomendasi sebagai cawawali di Pilkada Solo, September mendatang.
“Saya sudah komunikasi dengan DPP PDIP, lobi petinggi partai sekaligus memasukkan berkas saya. Dua-duanya jalan. Saya daftarnya untuk posisi calon wakil Wali Kota Solo,” kata Putri.
Baca juga: Gagal Maju di Pilkada Solo, Pasangan Alam Akhirnya Legowo
Istri dari K.P. Tinggar Abiyoga atau Gus Dulloh itu berharap bisa mendampingi cawali Solo yang sama-sama punya visi dan semangat untuk memajukan Solo. Dengan visi yang sama Putri ingin saling melengkapi dengan sosok cawali itu.
“Harapan saya bisa membantu cawali mewujudkan visi dan misi, melengkapi satu sama lain. Harapan saya yang muda lah ya, yang bisa jalan beriringan. Kalau misalkan yang sepuh berarti saya harus lebih banyak belajar,” tutur dia.
Disinggung kesamaan visi lompatan untuk Solo dengan Gibran Rakabuming Raka, Putri mengaku ingin merealisasikan visi misinya dengan yang sama-sama muda. “Artinya mungkin karena kami sama-sama muda ya,” ungkap dia.
Saat ini Putri bekerja di sebuah perusahaan swasta di Jakarta Utara yang bergerak di bidang elektronik. Politik sejatinya bukan bidang baru bagi dia lantaran pada Pemilu 2014 Putri pernah maju sebagai caleg DPR dari Dapil VIII Jateng.
Namun setelah dinyatakan tidak lolos sebagai wakil rakyat di Senayan, Putri kembali fokus di pekerjaannya. Sebab saat itu perusahannya menuntut dia untuk fokus dengan pekerjaan.
Pada Pilpres 2019 Putri kembali ke dunia politik. Dia membantu ayahandanya dalam pemenangan pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin. (lna)

Leave a Reply