
JoSS, SEMARANG – Sejumlah petahana diketahui telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon peserta Pilkada Serentak 2020 melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), mereka mengembalikan formulir di menit-menit terakhir sebelum penutupan yaitu Sabtu (21/9) malam.
Di antaranya yaitu Walikota Semarang Hendrar Prihadi dan Wawali Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu (ita), Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, serta Wakil Bupati Boyolali M. Said Hidayat
Hendrar atau yang akrab disapa Hendi itu mendaftar ke PDIP pada menit-menit terakhir sebelum ditutup yaitu hari Sabtu (21/9). Waktunya hampir bersamaan dengan Hevearita atau Ita yang lebih dulu datang ke Kantor Dewan Pengurus Cabang PDIP Kota Semarang, Jalan Untung Suropati Nomor 12.
Hendi mengatakan ia maju kembali dalam Pilwalkot untuk meneruskan pembangunan Kota Semarang yang sudah berjalan. Hendi menegaskan PDIP harus menang lagi dj Pilwalkot Semarang.
“Buat saya PDIP harus bisa kembali raih kemenangan di Pilwalkot tahun depan. Realitasnya di lapangan saat pascakemenangan PDIP, kota Semarang tumbuh berkembang, kita rawat itu agar bisa tetap tumbuh,” kata Hendi kepada wartawan, Minggu (22/9).
Baca juga: Bawaslu Solo Ajukan Anggaran Rp12.5 Miliar Untuk Pilkada 2020
Sementara itu Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang pada 2015 maju melalui Partai Gerindra, kini resmi mendaftar bakal calon bupati lewat PDIP. Yuni mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon bupati Kabupaten Sragen ke kantor DPC PDIP Sragen, Minggu (22/9) siang.
“Alhamdulillah hari ini berkas sudah lengkap. Tadi sudah disampaikan ke pengurus (DPC PDIP). Tinggal menunggu proses selanjutnya,” ujar Yuni.
Pasca mundur dari Partai Gerindra bulan Juni lalu, Yuni mengaku mantap maju pilkada lewat PDIP. Sementara rehabilitasi yang diajukan Yuni untuk kembali menjadi kader PDIP kini masih diproses oleh DPP PDIP.
“Dalam bekerja saya selalu mengedapankan optimisme. Bukan berarti sombong atau mendahului kehendak Yang Kuasa, tapi optimisme itu adalah harapan dan doa. Berapa persen peluang (rekomendasi)? Ya bismillah kalau Allah menghendaki 100 persen. Yang penting tetap tawaduk dan rendah hati,” terang Yuni.
Di Boyolali, DPC PDIP setempat mengirimkan dua paket nama pasangan bakal calon ke DPP dalam persiapan Pemilihan Kepala Daerah 2020 di kabupaten itu.
“Kami dalam penjaringan bursa calon Bupati dan Wakil Bupati Boyolali telah disepakati dua paket nama pasangan, yakni M. Said Hidayat-Wahyu Irawan dan Wahyu Irawan-Marsono,” kata Ketua DPC PDIP Boyolali, S. Paryanto, di Boyolali, Minggu.
Ia mengatakan kedua paket nama pasangan tersebut semuanya kader-kader PDIP terbaik. yakni M. Said Hidayat yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Boyolali, Wahyu Irawan merupakan Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum Boyolali, sedangkan Marsono merupakan Sekretaris DPC PDIP Boyolali.
Dua paket nama pasangan yang bakal diusulkan ke DPP PDIP tersebut tidak lepas dari segala pertimbangan yang prosesnya cukup panjang, sehingga menjadi keputusan DPC. Calon-calon itu, sebagai embrio atau kader partai secara internal nama-nama yang menjadi nominasi saat ini. (lna)

Leave a Reply