Ribuan Hektar Lahan di Brebes Disiapkan Untuk Kawasan Industri

Ilustrasi | Foto: google

JoSS, SEMARANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Sri Puryono mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan lahan seluas 3.700 hekatare di Kabupaten Brebes untuk dijadikan kawasan industri, guna mendongkrak investasi di wilayah ini.

Dia berharap kawasan industri baru ini nantinya ini akan memacu tumbuhnya perekonomian masyarakat, baik berkontribusi bagi masyarakat Brebes pada khususnya terkait penyerapan lapangan kerja, maupun memberikan dampak positif bagi laju perekonomian Jateng.

“Ini perintah langsung dari pak Presiden RI [Jokowi] untuk membuat kawasan industri baru guna mendorong tumbuhnya investasi. Ini juga untuk mendongkrak tumbuhnya perekonomian di Brebes yang masih tercatat menjadi salah satu daerah termiskin di Jateng,” kata Sri Puryono Kamis (5/9).

Dia menambahkan, saat ini pembuatan kawasan industri di Brebes dalam tahap persiapan seperti ketersediaan air dan suplai energi. Menurutnya, perlu sebuah bendungan untuk melayani kebutuhan air di kawasan industri tersebut.

Baca juga: Kawasan Industri Wijaya Kusuma Berkomitmen Bangun 1 Pabrik/Tahun

Selain air lanjut dia, energi juga menjadi salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi untuk membuat kawasan industri. Untuk itu, nanti pihaknya akan meminta suplai energi dari PLTU Batang yang rencananya akan beroperasi tahun 2020 mendatang.

“Air dan energi menjadi kebutuhan penting untuk membuat kawasan industri. Tak lupa infrastruktur seperti jalan juga kami siapkan untuk kemudahan akses menuju kawasan industri di Brebes,” tuturnya, seperti dikutip dari Bisnis.com.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jateng Frans Kongi menyambut baik adanya kawasan industri di Brebes. Menurutnya, adanya kawasan industri akan membangkitkan gairah di suatu daerah.

Kendati demikian, Frans berpesan kepada Pemprov Jateng untuk tidak menaikkan harga tanah terlalu tinggi. Pasalnya, pengusaha akan berpikir ulang jika harga tanah terlalu mahal.

“Kami dari para pengusaha menyambut adanya kawasan industri baru, kalau bisa ditambahkan lagi. Tapi kami minta harga tanah jangan mahal-mahal. Yang jelas kami mendukung penuh langkah Pemprov Jateng untuk menggenjot investasi,” katanya. (lna)

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*