JoSS, SEMARANG – Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Jateng, Sinoeng N. Rachmadi mengatakan pembangunan kompleks Stadion Jatidiri Semarang saat ini capai 50%, sementara untuk dalam stadionnya sendiri sudah mencapai 80%.
Dia menuturkan, secara keseluruhan pembangunan kompleks Stadion Jatidiri ini ditargetkan rampung pada 2020 mendatang.
“Pembangunan konstruksinya sudah dimulai Juni dan selesai bulan Desember tahun ini, selanjutnya dilakukan tahap finishing hingga ditarget siap digunakan 2020,” kata Sinoeng, belum lama ini, seperti dikutip dari Detikcom.
Seiring dengan proses pembangunan tersebut, pihaknya juga tengah mengurus sertifikasi sehingga ketika sudah 100% bisa langsung digunakan.
Terkait pendanaan, Sinoeng menuturkan tahun ini, dialokasikan dana senilai Rp 139,1 miliar dari APBD Jawa Tengah 2019 untuk konstruksi, yang terdiri dari aristektur, lintasan atletik 8 track, spacerframe, dan landscape.
Baca juga: Capai Progres 94% Revitalisasi Pasar Johar Semarang Ditargetkan Selesai Akhir Tahun
Stadion Jatidiri direncanakan memiliki kapasitas 30 ribu penonton, yang bisa menempati tribune barat VVIP, tribune timur untuk umum dan difable, serta tribune utara dan selatan untuk umum.
Secara keseluruhan kawasan Jatidiri sedang dalam renovasi dan pembangunan dengan total biaya Rp 1,1 triliun. Khusus untuk stadion sempat terjadi gagal lelang sehingga pengerjaan berhenti tahun 2017. Oleh sebab itu penyelesaian mundur.
“Gagal lelang tahun 2017, konsekuensinya di waktu,” kata Sinoeng.
Stadion Jatidiri dibangun dengan standar internasional mulai dari rumput Zoysia japonica, lintasan atletik sertifikasi IAAF, hingga nantinya pencahayaan pun standar internasional. “Ini juga akan jadi sport tourism destination,” imbuhnya.
Kompleks Jatidiri akan jadi kawasan olahraga yang lengkap. Tahun ini, pembangunan 12 item dengan anggaran Rp 436 miliar. Item tersebut antara lain stadion, kolam renang, lapangan tenis, sirkuit sepatu roda, lapangan voli pasir, dan sebagainya.
“Untuk stadion progresnya sekitar 80 persen. Kalau keseluruhan kompleks Jatidiri 50-an persen,” pungkasnya. (lna)

Leave a Reply