
JoSS, SOLO – Wali Kota Surakarta FX. Hadi Rudyatmo menyatakan Stadion Manahan Solo nantinya harus dikelola secara professional oleh Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) atau bisa juga dikelola swasta. Hal itu dilakukan agar maksimal pengelolaanya.
Rudy mengaku khawatir jika Stadion Manahan yang baru dibangun dengan anggaran Rp 301,33 Miliar itu menjadi kurang tertata, padahal sudah dibangun dengan tampilan anyar dan fasilitas yang lebih menggigit dari sebelumnya.
“Ini dulu salah kelola, harusnya seperti di GBK sana di BLUD kan. Supaya badan layanan umum ini bisa menghidupi dirinya sendiri, pemerintah tidak perlu keluar anggaran-anggaran,” kata Rudy di sela peninjauan proyek Stadion Manahan Solo, Sabtu (03/8).
Rudy optimis bila banyak pihak yang kini tengah melirik untuk mengelola stadion berkapasitas 20 ribu penonton berlokasi di jantung Kota Solo itu. “Kalau mau kelola ini banyak yang mau kok. Sponsor saja berebut kok,” ucapnya.
Wali Kota menginformasikan bila pembangunan Stadion Manahan kini on progress dan sudah menyentuh angka 87,2 persen.
Baca juga: Keren, Bangku Tribun Stadion Manahan Bermotif Kawung
“Informasi dari kontraktor sudah 87,2 persen dan on progress tidak ada kendala, nanti segera diuji coba, informasi Kementerian PUPR diresmikan 9 September sekaligus memperingati Hari Olahraga Nasional, pelaksana juga menyatakan sudah siap, tapi dengan catatan baru stadionnya yang siap, landscape dan sebagainya belum sepenuhnya selesai,” terangnya.
Dia menambahkan, Stadion Manahan ini bisa menjadi home base klub asal Kota Solo, yakni Persis Solo yang saat ini terpaksa menjalani laga-laga kandang di Stadion Wilis Madiun. Selain itu, pihaknya terbuka jika klub lain hendak menyewanya untuk partai – partai khusus yang ingin dilangsungkan di Kota Solo.
“Kalau home base ya untuk Persis Solo, kalau sewa klub manapun boleh sewa, tapi bukan untuk home base,” katanya, seperti dikutip dari solotrustcom.
Rudy menyampaikan, akan mengupayakan solusi terbaik bagi kemajuan tim Persis Solo ke depannya, termasuk berkoordinasi dengan Asosiasi Kota (Askot) PSSI untuk pencarian bibit-bibit pemain lokal melalui turnamen-turnamen klub lokal dan membangun Persis Solo lebih ampuh ke depannya. (lna)

Leave a Reply