
JoSS, TANGERANG – Kartunis Dwi Koendoro Brotoatmodjo atau biasa dipanggi Dwi Koen meninggal dunia hari ini, Kamis, (22/8) pukul 03.14 WIB. Pencipta komik strip Panji Koming yang rutin hadir tiap hari Minggu di harian Kompas, Jakarta ini menghembuskan nafas terakhir dalam usaia 78 tahun.
Seorang sahabat keluarga Dwi Koendoro, Vani membenarkan kabar tersebut. “Iya betul beliau meninggal, tadi pagi. Sempat masuk ICU, tapi saya tidak tau pasti beliau sakit apa,” ucapnya, seperti dikutip dari Kompas.com.
Almarhum dalam beberapa waktu terakhir (hingga meninggal dunia) menjalani perawatan serius di RS Bintaro Jaya karena kondisi kesehatannya makin menurun. Belum ada keterangan lebih detil tentang rencana pemakamannya. Saat ini jenazah almarhum disemayamkan di Bintaro Jaya Sektor 4, jl. Cucur Barat 5 blok F3/10, Tangerang Selatan.
Dwi Koendoro adalah pencipta komik strip Panji Koming yang rutin hadir tiap hari Minggu di harian Kompas, Jakarta.
Dalam Panji Koming itu ada karakter yang sangat populer bagi para pembaca Kompas dan penggemar komik atau kartun di Indonesia, seperti Panji Koming sendiri, Pailul, Ni Woro Ciblon, Ni Dyah Gembili, Mbah, Denmas Aryo Kendor dan Kirik.
Koming sendiri berasal dari singkatan “Kompas Minggu”–karena habitat komik strip itu ada di situ, dari awal hingga akhir. Penciptaan karakter komik oleh Dwi Koen ini merupakan saran dari rekan sejawatnya–yang dekat sejak di bangku kuliah, kartunis almarhum GM Sudarta. Panji Koming pertama kali muncul di Kompas pada edisi hari Minggu, 14 Oktober 1979.
Baca juga: Dunia Satra Berduka, Arswendo Berpulang
Selain Panji Koming, ada karakter Sawung Kampret. Karakter ini tak kalah terkenalnya ketimbang Panji Koming. Keduanya kurang lebih sama, yakni membincangkan kondisi masa kini dengan mengambil seting masa lalu. Panji Koming berbincang tentang seting situasi di kerajaan Majapahit yang hidup 500an tahun lalu.
Sementara Sawung Kampret berseting pada kondisi sekitar awal abad 17 ketika Nusantara ini dikuasai oleh para pedagang VOC dari Belanda–terutama saat Hindia Belanda di bawah kuku kuasa Gubernur Jenderal Jan Pieterzoon Coen (1587-1629).
Dwi Koen lahir di Banjar, Jawa Barat, pada 13 Mei 1941. Dia bergabung dengan Kompas Gramedia pada tahun 1976 dengan menjadi Karyawan bagian tata artistik dan ilustrator. Pada 1979, dia diangkat menjadi Kepala Bagian Produksi PT Gramedia Film (1979-1983).
1984, dia menjadi Kepala Bagian Audio Visual PT Gramedia Film bidang dokumenter, film iklan, animasi, dan grafis serta slide program dan studio perekaman (1984) dan Staf redaksi Harian Kompas.
Panji Koming adalah strip komik ciptaannya yang secara berkala diterbitkan di surat kabar Kompas edisi Minggu sejak 14 Oktober 1979. Nama komik ini berasal dari nama tokoh utamanya, Panji Koming, yang hidup pada masa Kerajaan Majapahit. Selain singkatan “Kompas Minggu”, Koming juga berarti ‘bingung’ atau ‘gila. (lna)

Leave a Reply