JoSS, SOLO – Kasus banyaknya calon siswa asal Solo yang gagal mendapatkan sekolah di kota ini, menjadi evaluasi bagi Dinas Pendidikan (Disdik) Jateng terkait penerapan sistem zonasi pada pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) online SMAN/SMKN.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Solo dan Sukoharjo, Suyanta, mengatakan hal itu disebabkan jumlah pendaftar PPDB online 2019 lebih banyak dibandingkan daya tampung sekolah SMAN/SMKN di Kota Solo.
Dia menambahkan kasus banyaknya siswa yang terlempar ke sekolah di luar Solo disebabkan beberapa wilayah yang tidak terjangkau SMAN terdekat.
“Misalnya siswa tinggal di wilayah Kadipiro, Banjarsari, di sana tidak ada SMAN terdekat. Di wilayah sana [Kadipiro] hanya ada SMAN 5 Solo sebagai sekolah yang terdekat. Padahal di keliling SMAN ada wilayah terdekat dengan jarak 1 km yaitu wilayah Gilingan, Banjarsari. Yang diterima yakni siswa yang memiliki jarak 1 km dibandingkan siswa wilayah Kadipiro, Banjarsari, dengan jarak 2,5 km,” ujarnya, belum lama ini seperti dikutip dari Solopos.com.
Dia mengaku sistem PPDB ini akan secara otomatis mencarikan sekolah lain di luar Kota Solo meliputi wilayah Colomadu, Sukoharjo, Gondangrejo, dan Ngemplak. Sistem tersebut akan mencarikan sekolah terdekat siswa yang masih kosong. Ia mengaku untuk siswa yang tidak bisa diterima di SMAN/SMKN bisa mendaftarkan diri ke SMA/SMK Swasta.
Baca juga: Kemendikbud Sebut Sistem Zonasi Dapat Tekan Angka Putus Sekolah
“Di SMA/SMK swasta juga ada bantuan untuk siswa yang tidak mampu. Kualitas SMA/SMK swasta sama dengan sekolah negeri,” ujarnya.
Ketua MKKS SMA Solo, Agung Wijayanto, mengatakan berdasarkan dari data yang didapat daya tampung di seluruh SMA Negeri di Solo, yakni SMAN 1 hingga SMAN 8 Solo sekitar 3.041 siswa baru. Sedangkan yang melakukan pendaftaran tercatat sekitar 4.244 orang.
“Ada selisih 1.203 siswa, mereka tidak bisa ketampung di SMAN di Solo. Tetapi siswa bisa tertampung di daerah terdekatnya misalnya Colomadu, Sukoharjo, Gondangrejo, dan Ngemplak,” ujarnya.
Dia mengatakan ada beberapa calon siswa datang langsung ke SMAN 6 Solo untuk mendaftar PPDB. Dia mengaku sejak Senin (1/7) pihaknya menerima calon siswa yang ingin mendaftar melalui operator sekolah.
“Pendaftaran SMAN 6 Solo berjalan lancar.” (lna)

Leave a Reply