
JoSS, NGAWI – Sejumlah pemudik membagikan kisahnya selama perjalanan Mudik Lebaran 2019. Secara keseluruhan arus mudik tahun ini lancar jaya. Tak lupa pemudik mengapresiasi kinerja pemerintah dan pihak terkait.
Pemudik bernama Broto Winarno mengaku arus mudik tahun ini sangat lancar. Dia menempuh perjalanan selama 10,5 jam dari Tangerang ke Ngawi, Jawa Timur. Broto melakukan perjalanan mudik pada Sabtu (1/6). Dia menyebut durasi mudik tahun ini jadi rekor tercepatnya.
“Sekitar pukul 07.00 WIB kami berangkat via Tol Jakarta-Tangerang lanjut tol dalam kota dengan kondisi lancar,” katanya, seperti dikutip dari Detik.com.
Menurut Broto, lalin mulai sedikit tersendat di pertemuan tol Jorr dan Bekasi. Namun segera terurai dengan adanya contraflow di Km 34 hingga 53. “Setelah sedikit terhambat di akhir contraflow, segera kami dapat langsung tancap gas pol di one way yang di pengumuman katanya mulai Km 70 sampai Km 262,” ujarnya.
Namun, kata Broto, one way itu ternyata diperpanjang hingga Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang. Sehingga, pemberlakuan one way sekitar sepanjang 400 km.
“Tetapi ternyata saudara-saudara one way-nya kok terasa nggak habis-habis, ternyata diperpanjang sampai gate Kalikangkung yang sudah dekat Semarang. Gile, jadi itu one way sampai km 400-an kira-kira,” ucapnya.
Setelah itu, dia masuk ke Tol Semarang yang juga diberlakukan sistem contraflow. Broto mengaku lalu tancap gas ke Ngawi hingga tiba di kampung halaman pukul 17.30 WIB.
Baca juga: Polres Trenggalek Buka Fasilitas Penitipan Kendaraan Selama Lebaran
Pemudik lainnya, Sri Wibowo asal Bekasi yang mudik ke Solo, Jawa Tengah. “Saya dari Bekasi Bintara Jaya pukul 08.00 WIB, kemudian Tol Cikampek ramai lancar, dua jam sampai pintu Tol Cikampek (Utama), setelah pintu gerbang kan langsung satu arah,” katanya, Senin (3/6).
Arus ramai lancar itu, kata Sri, saat di Tol Bekasi Timur hingga menjelang Karawang. Sementara setelah gerbang Tol Cikampek Utama, arus lalin lancar jaya.
“Suasananya kanan kiri sepi semua. Sekarang sudah sampai lewat exit tol Subang sudah lewat,” katanya saat dihubungi pukul 09.59 WIB.
Sri berencana mudik ke Solo. Dia mengapresiasi penerapan sistem one way hingga arus mudik jadi lancar.
“Mau mudik ke Solo lewat Tol Cipali, alhamdulillah masih kebagian satu arah mulai KM 70 rencana sampai Kalikangkung,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi ini berbeda dengan arus mudik tahun lalu. Saat itu, Sri menempuh waktu 12 jam untuk perjalanan Bekas-Subang. “Tahun lalu H-3 itu dari Bekasi Bintara Jaya-Subang sekitar 12 jam,” tuturnya.
Dia mengapresiasi kinerja pemerintah yang telah membangun infrastruktur sedemikian rupa, selain itu juga pihak pengamanan dan pengatur lalu lintas dari Kepolisian. “Semuanya lancar, Terimakasih Pemerintah,” ujarnya. (lna)

Leave a Reply