Pedagang Pasar Klewer Timur 3 Tahun Berjualan di Pasar Darurat

Ilustrasi pedagang pasar | Foto: surakarta.go.id

JoSS, SOLO – Pedagang Pasar Klewer mengaku sudah tiga tahun lebih berjualan di pasar darurat Alun-alun Utara kawasan Keraton Surakarta, sejak pasar tersebut dirobohkan oleh Pemkot Solo pada 2016 lalu.

Ahmad Sodik,  pedagang Pasar Klewer timur mengaku sudah bosan terlalu lama berjualan di pasar darurat tersebut. Untuk itu dia mendukung adanya gugatan warga terhadap keseriusan pemerintah dalam membangun pasar Klewer Timur.

“Saya mendukung warga Solo yang melakukan gugatan atas ketidakpastian pembangunan Pasar Klewer Timur itu. Saya sudah bosan berjualan di sini, panas dan tidak nyaman,” katanya, seperti dikutip dari Antara, Rabu (12/6).

Dia menambahkan, sebagai pedagang pihaknya ingin segera menempati pasar baru untuk kenyamanan kedua belah pihak.

“Somasi atau gugatan warga Solo terhadap pemerintah tersebut dinilai sebagai bentuk dorongan agar segera dimulainya pembangunan Pasar Klewer Timur. Saya sebagai pedagang inginnya segera menempati bangunan pasar baru, tetapi hingga sekarang belum ada kepastian,” katanya.

Pedagang lain Wasiem (51) juga merasakan sama. Ia menilai adanya gugatan tersebut tentunya dapat berdampak positif, dan pasar segera dibangun. Setelah itu, para pedagang bisa langsung pindah menempati bangunan baru.

Baca juga: Pembangunan Pasar Klewer Tak Pasti, Warga Gugat Pemerintah

Sejumlah warga Solo, Jawa Tengah, sebelumnya telah melakukan somasi kepada pemerintah dengan mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Surakarta terkait ketidakpastian pembangunan Pasar Klewer Timur, yang selama tiga tahun belum terlaksana.

Menurut Arif Sahudi selaku kuasa hukum dari Perkumpulan Bantuan Hukum Peduli Keadilan (PEKA), selaku kuasa hukum empat warga Solo pihaknya mengajukan gugatan kepada Wali Kota Surakarta, Kementerian Perdagangan, dan Presiden RI, terkait dengan ketidakpastian pembangunan Pasar Klewer Timur di Solo yang hingga kini masih mangkrak.

Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo menyatakan pihaknya meminta para pedagang tetap bersabar karena pemerintah segera membangun Pasar Klewer Timur yang akan dimulai Agustus tahun ini.

Menurut Rudyatmo, rencana pembangunan Pasar Klewer Timur itu berada di pemerintah pusat. Pasar itu akan dibangun dengan sistem “multiyears” dan diperkirakan April 2020 baru selesai.

Pelaksanaan pembangunan diperkirakan dimulai Agustus 2019, dan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Proses lelang semua dilakukan di pusat termasuk Pasar Legi Solo.

Rudyatmo juga tidak mempermasalahkan soal gugatan tersebut, somasi proses hukumnya biar berlanjut. Pihaknya hanya memberitahukan ke pusat jika sudah tahapan lelang pembangunan Pasar Klewer timur. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*